Usia Tak Lagi Muda, Dedeh Erawati Tetap Berlari Kejar Prestasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari Gawang Putri Indonesia, Dedeh Erawati. TEMPO/Seto Wardhana

    Pelari Gawang Putri Indonesia, Dedeh Erawati. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet lari gawang Indonesia, Dedeh Erawati, masih mampu menorehkan prestasi di lintasan atletik dalam usia yang sudah tidak muda lagi, 37 tahun. Pada pertengahan Maret, ia akan turun dalam kejuaraan dunia Indoor Atletik 2017, yang akan berlangsung di Daegu, Korea Selatan, pada 17-25 Maret 2017.

    “Usia bagi saya bukan jadi masalah. Selagi saya mampu berprestasi, saya akan tetap berlari demi Merah Putih,” kata Dedeh, seperti termuat dalam rilis yang diterima Tempo, Rabu, 15 Maret 2017.

    Pada November 2016 lalu, wanita kelahiran Sumedang, Jawa Barat, 25 Maret 1979 ini, tampil dalam kejuaraan Perth 2016 World Master Athletic Championship. Tampil di kelompok umur 35-40 tahun, Dedeh merebut medali emas nomor lari gawang 100 meter putri dengan catatan waktu 13,96 detik. Sedangkan satu medali emas lain direbut di nomor sprint 100 meter putri dengan mencatat waktu tercepat 12,28 detik.

    Dalam kejuaraan di Perth, Australia, ataupun di Daegu, Korea Selatan, Dedeh merupakan satu-satunya atlet yang diundang secara pribadi oleh panitia. Padahal peserta lain harus mendaftar lewat Persatuan Atlet Master Indonesia (PAMI) bila ingin ambil bagian.


    Dedeh Erawati saat berlatih.

    “Setiap undangan itu merupakan kehormatan bagi saya," kata Dedeh, yang juga sudah menyandang gelar akademik S2. "Karena itu, saya akan membuktikan kepada pihak pengundang ataupun pihak yang membantu keberangkatan saya ke ajang tersebut dengan prestrasi. Dan prestasi itu tentu bisa dicapai dengan kerja keras.”

    Sepanjang kariernya, Dedeh sudah kaya dengan prestasi. Rekor nasional lari gawang 100 meter putri—ditorehkan di Taiwan Open 2012 dengan catatan waktu 12,18 detik—sampai saat ini juga belum terpecahkan.

    Dalam ajang SEA Games, Dedeh telah menyumbang tiga medali emas, yakni pada SEA Games Bangkok 2007, Vientiane (Vietnam) 2009, dan Myanmar 2013. Selain itu, ia mengoleksi tiga medali perak dalam SEA Games 2005 Manila, 2011 Palembang, dan 2015 Singapura.


    Aksi Dedeh Erawati di lintasan.

    Prestasi lain yang bertaraf internasional sepanjang tahun lalu, di antaranya satu medali emas kejuaraan Asia Atletik Terbuka di Singapura pada 2016, empat medali emas Kejuaraan Asia Masters 2016 Singapura, dan 3 medali emas dalam ajang 30th Malaysian Internasional Open Masters Athletics Championships pada 26-27 November 2016. Tiga nomor yang menghasilkan medali emas tersebut, yakni lari 100 meter dan 200 meter serta lari gawang 100 meter putri.

    Kini, Dedeh berharap rangkaian medalinya akan bertambah dari lintasan atletik indoor di Daege, Korea Selatan.

    NS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?