Mimika Siap 100 Persen Jadi Venue PON 2020  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengabadikan atraksi kembang api pada penutupan PON XIX di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jabar, 29 September 2016. Selanjutnya PON XX 2020 akan berlangsung di Papua. ANTARA FOTO

    Warga mengabadikan atraksi kembang api pada penutupan PON XIX di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jabar, 29 September 2016. Selanjutnya PON XX 2020 akan berlangsung di Papua. ANTARA FOTO

    TEMPO.COTimika - Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang menyatakan Mimika telah siap menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020 di Papua.

    "Mimika sudah siap 100 persen. Hal-hal yang berkaitan dengan venue telah rampung dibangun dan tinggal menunggu perhelatan nanti," kata Yohanis di Timika, Papua, Jumat, 17 Maret 2017.

    Perhelatan PON XX di Papua pada 2020 akan digelar di lima kabupaten dan satu kota, yakni Jayapura, Biak, Merauke, Jayawijaya, dan Mimika. 

    Dari 38 cabang olahraga yang sementara telah ditentukan untuk dipertandingkan dalam PON mendatang, 18 di antaranya akan digelar di Mimika antara lain atletik, bulu tangkis, dan golf.

    Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi mengapresiasi kesiapan dan semangat Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menyambut PON.

    Yusuf juga mengatakan semangat tinggi juga harus disertai dengan komitmen. 
    "Jangan semangat yang tinggi itu membuat staf terlena. Kerja, kerja, dan kerja. Itu yang kita harapkan dari Kabupaten Mimika," katanya.

    Yusuf menilai, dari segi kesiapan venue, Mimika adalah salah satu kota penyelenggara yang sangat siap. Namun banyak hal yang masih perlu dipersiapkan di luar itu. Untuk itu, pihaknya meminta Pemkab dapat memberikan dukungan penuh kepada Sub-Pengurus Besar PON di Mimika, termasuk dukungan pendanaan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.