Struktur Turnamen Badminton Dunia Berubah, Indonesia Dapat Berkah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses merebut podium utama di China Open Super Series Premier 2016. badmintonindonesia.org

    Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses merebut podium utama di China Open Super Series Premier 2016. badmintonindonesia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Badminton World Federation (BWF) mengumumkan struktur baru dalam penyelenggaraan turnamen internasional. Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah turnamen level dua yang diperebutkan banyak negara seperti Denmark dan Malaysia.

    Kejuaraan level dua merupakan kejuaraan terbuka paling bergengsi yang levelnya hanya satu tingkat di bawah olimpiade, kejuaraan dunia, dan super series finals. All England termasuk satu dari tiga kejuaran level dua ini. Indonesia menjadi tuan rumah dua kejuaraan lain, bersama Cina. Untuk periode 2018-2021, hanya tiga turnamen itu yang masuk level dua.

    Keputusan ini diumumkan BWF lewat hasil rapat bersama Council Member pada hari ini,  di Hilton Garden, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu. “BWF telah memutuskan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan level 2, karena dinilai dari penyelenggaraan BCA Indonesia Open sebelumnya yang dijadikan sebagai barometer bagi negara-negara lain,” tutur Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI.

    Pria yang kerap disapa Rudy itu menyatakan kejuaraan yang akan digelar itu adalah Indonesia Open. “Kita dinilai kreatif dalam mengemas BCA Indonesia Open, hospitality-nya juga bagus, antusiasme penontonnya luar biasa. Ditambah lagi pertimbangan ada renovasi Istora, semakin menambah nilai kejuaraan ini untuk kedepannya. Rencananya total hadiah kejuaraan senilai 1,25 juta Dollar AS,” sambungnya.

    “Kalau All England memang dinilai BWF juga layak masuk level dua, karena selain turnamen tertua, penontonnya juga makin ramai. Sedangkan Cina punya sponsor yang banyak,” tambah Rudy.

    Ditambahkan Rudy, ketentuan poin kejuaraan dan persyaratan peserta kejuaraan masih didiskusikan BWF bersama Council Member.

     
    Berikut daftar negara penyelenggara kejuaraan internasional BWF periode 2018 – 2021:

    Level 1 (hadiah minimal US$ 1,5 juta – khusus super series final), termasuk Olimpiade, Kejuaraan Dunia, Super Series Finals.

    Level 2 (hadiah  minimal US$  1 juta): Indonesia, Cina, Inggris (All England).

    Level 3 (hadiah  minimal US$  700 ribu): Cina, Denmark, Perancis, Jepang, Malaysia.

    Level 4 (hadiah  minimal US$  350 ribu): Indonesia, Korea, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, India.

    Level 5 (hadiah  minimal US$ 150 ribu): Thailand, Taiwan, India, Korea, Makau, Australia, Selandia Baru, Jerman, Spanyol, Swiss dan Amerika Serikat.

    BADMINTON INDONESIA | NS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.