Federer Berpeluang Jadi Petenis Tertua yang Jadi Nomor Satu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asa Swiss Roger Federer, mencium pialanya setelah mengalahkan lawannya Rafael Nadal pada Final Australia Open di Melbourne, Australia, 29 Januari 2017. Federer menang  6-4 3-6 6-1 3-6 6-3 atas Nadal. AP/Aaron Favila

    Petenis asa Swiss Roger Federer, mencium pialanya setelah mengalahkan lawannya Rafael Nadal pada Final Australia Open di Melbourne, Australia, 29 Januari 2017. Federer menang 6-4 3-6 6-1 3-6 6-3 atas Nadal. AP/Aaron Favila

    TEMPO.CO, Miami - Stan Wawrinka memprediksi rekan senegaranya Swiss yang baru kembali dari cedera, Roger Federer, menjadi petenis tertua nomor satu dunia pada usia 35 tahun.

    Federer mengalahkan Wawrinka pada final Indian Wells akhir pekan lalu untuk meraih kemenangan kedua tahun ini menyusul kemenangan di Australia Terbuka dengan koleksi 18 gelar Grand Slam.

    Kemenangan itu mendorong Federer naik ke urutan keenam petenis dunia, padahal pria asal Swiss itu sempat tidak bermain selama enam bulan akibat cedera lutut.

    Untuk itu, Wawrinka percaya Federer tidak hanya kembali bermain bagus, tapi juga berkesempatan naik ke puncak peringkat daftar petenis dunia.

    "Dia bermain sangat baik. Yang berbeda mungkin adalah ia bermain lebih dekat dengan garis belakang," kata Wawrinka di Miami Terbuka, Selasa, 21 Maret 2017, waktu setempat, seperti dilansir AFP.

    Andre Agassi merupakan memegang rekor sebagai pemain tertua yang memegang peringkat nomor satu dunia pria pada usia 33 tahun.

    "Akan menarik untuk dilihat. Rafael (Nadal) juga bermain baik. Dan kami akan melihat, ketika Novak (Djokovic) dan Andy (Murray) kembali dari cedera, itu benar-benar menarik bagi penggemar tenis," ujar Wawrinka.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.