Begini Peluang Rossi Juarai Seri Perdana MotoGP 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Valentino RossiAkun terverifikasi dalam tes MotoGP hari kedua di Qatar. twitter.com/valeyellow46

    Valentino RossiAkun terverifikasi dalam tes MotoGP hari kedua di Qatar. twitter.com/valeyellow46

    TEMPO.CO, Jakarta - Balapan MotoGP 2017 akan segera bergulir pada Sabtu depan 26 Maret 2017 di Sirkuit Losail, Qatar. Balapan kali ini dipastikan akan menyuguhkan persaingan ketat antara Valentino Rossi dan rival-rivalnya.

    Meskipun hasil tes pra musim MotoGP 2017 di Losail dua pekan lalu menunjukan Rossi hanya mampu menjadi pembalap dengan catatan waktu tercepat keenam, namun peluangnya untuk menjadi juara masih terbuka lebar.

    Catatan sejarah menunjukan bahwa Rossi adalah raja di Losail. Dia menjadi pembalap yang paling banyak mendapatkan gelar juara di sirkuit sepanjang 5,4 kilometer itu dengan 4 kemenangan. Rekor Rossi hanya disamai oleh mantan pembalap tim Ducati, Casey Stoner.

    Baca: Begini Prediksi Seri Perdana MotoGP Menurut Pedrosa

    Uniknya, Rossi tak pernah menempati posisi terdepan saat start di sirkuit ini. Artinya, dia selalu memenangkan lomba dengan cara menyalip satu persatu pembalap di depannya.

    Ya, itulah gaya balap Rossi. Dia memang sangat jarang memiliki catatan waktu tercepat dalam satu putaran namun bisa menjadi juara pada akhir balapan.

    Peluang Rossi untuk menjadi juara semakin besar jika melihat performa Yamaha di Losail. Motor YZF-R1 masih memegang rekor waktu putaran tercepat, rekor sirkuit dan juga catatan waktu kualifikasi terbaik. Semuanya memang tercatat atas nama mantan rekan Rossi, Jorge Lorenzo, yang kini menunggangi Ducati.

    Baca juga: MotoGP 2017, Marquez Agak Gugup Hadapi Tantangan Balapan Pembuka

    Pada sesi uji coba pra musim dua pekan lalu, YZF-R1 juga menjadi bintang utama. Rekan Rossi saat ini, Maverick Vinales, mampu menjadi pembalap dengan catatan waktu tercepat.

    Rossi sendiri mengaku sempat mengalami masalah pada sesi uji coba di Qatar itu. Dia belum menemukan setelan yang pas untuk motornya sehingga terlempar di posisi keenam.

    Namun banyak juga yang menduga, Rossi sedang memainkan emosi lawan-lawannya dengan memberikan mereka angin terlebih dahulu. Kemampuan maksimalnya baru akan dia keluarkan pada sesi balapan sebenarnya. Dari taktiknya itulah, dia mendapat julukan sebagai pembalap hari Minggu.

    Pesaing Rossi, selain rekan setimnya, tentu tak akan jauh dari muka-muka lama seperti Marc Marquez, Dani Pedrosa atau pembalap Ducati Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.

    MOTOGP|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.