Kalahkan Petinju Thailand, Daud Yordan Siap Kejar Juara Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Daud Yordan memberikan keterangan jelang pertandingan di Kantor Kemenpora, Jakarta, 31 Maret 2016. Pertarungan dengan Cristian Rafael Coria ini akan memperebutkan sabuk juara WBA Lightweight International kelas ringan (61,2 kg). ANTARA/Wahyu Putro A

    Petinju Daud Yordan memberikan keterangan jelang pertandingan di Kantor Kemenpora, Jakarta, 31 Maret 2016. Pertarungan dengan Cristian Rafael Coria ini akan memperebutkan sabuk juara WBA Lightweight International kelas ringan (61,2 kg). ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju Indonesia Daud Yordan siap bertarung dalam perebutan predikat juara dunia, setelah pada pertandingan non-gelar di OCBC Arena, Singapura, Sabtu malam, menang TKO di ronde kedua atas petinju asal Thailand Campee Phayom.

    Hasil tersebut sangat diapresiasi oleh promotor dari Mahkota Promotion Raja Sapta Oktohari, mengingat pertandingan tersebut sangat penting untuk masa depan petinju kelas ringan (61,2 kg) asal Kayong Utara, Kalimantan Barat itu.

    "Kami sudah melaporkan hasil pertarungan ini pada partner kami di Amerika Serikat, dan kami memang sudah menyiapkan pertarungan untuk gelar juara dunia bagi Daud. Tapi, saat ini kami belum bisa membeberkan detailnya," kata Raja Sapta Oktohari dalam keterangan tertulis yang diterima media, di Jakarta, Minggu.

    Pria yang akrab dipanggil Okto itu hanya menjelaskan, jika pertandingan perebutan gelar juara dunia nanti kemungkinan tidak digelar di Indonesia.

    Hal tersebut terjadi karena salah satunya posisi petinju yang akrab dipanggil Cino itu sebagai seorang penantang.

    Sebelum bertanding melawan Campee Phayom, Daud Yordan berada di peringkat dua kelas ringan WBA dan peringkat sembilan untuk WBO. Sedangkan untuk WBC, Cino berada di luar 15 besar. Hanya saja, dengan kemenangan ini peluang terjadi perubahan peringkat.

    Dalam pertarungan antara Daud Yordan melawan Campee Phayom berlangsung dengan cepat.

    Cino hanya membutuhkan dua ronde untuk mengakhiri perlawanan petinju berusia 19 tahun asal Negeri Gajah Putih itu. Hasil ini sesuai dengan harapan.

    "Sejak awal saya berusaha menjalankan instruksi pelatih (Craig Christian) untuk bertarung disiplin, dan itu terbukti berhasil. Semoga ini menjadi tanda kebangkitan tinju Indonesia," kata Daud Yordan.

    Terkait dengan masa depan setelah pertandingan non-gelar itu, pemegang gelar juara WBA International ini menyerahkan sepenuhnya kepada pihak promotor. Sebagai seorang atlet, ia fokus untuk persiapan menghadapi pertarungan berikutnya.

    "Itu semua urusan promotor. Saya yakin pihak promotor telah menyiapkan yang terbaik untuk saya ke depannya," kata petinju yang saat ini digembleng oleh mantan pelatih Chris John yaitu Craig Christian itu pula.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?