Indonesia Akan Buat Official App Asian Games 2018

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wapres Jusuf Kalla beserta Menko Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri PUPRt Basuki Hadimuljono, dan Ketua Inasgog Erick Thohir meninjau proyek pembangunan Venue Asian Games 2018

    Wapres Jusuf Kalla beserta Menko Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri PUPRt Basuki Hadimuljono, dan Ketua Inasgog Erick Thohir meninjau proyek pembangunan Venue Asian Games 2018

    TEMPO.CO, Jakarta - Persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 tidak dilakukan di bidang olahraga dan infrastruktur saja. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, persiapan di bidang IT juga dilakukan.

    "Kami menyiapkan aplikasi resmi untuk Asian Games 2018 nanti, " ujar Rudiantara saat dicegat di Istana Wapres, Kamis, 30 Maret 2017.

    Rudiantara menjelaskan, Official App Asian Games 2018 akan memiliki dua fungsi utama. Fungsi pertama adalah untuk memberikan kabar terbaru terkait jalannya pertandingan berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games. Hal itu meliputi perolehan medali tiap peserta.

    Sementara itu, fungsi kedua adalah untuk streaming pertandingan olahraga yang berjalan. Dengan begitu, mempermudah kerja awak media yang kesulitan meliput dua pertandingan sekaligus karena faktor jarak.

    Siaran streaming-nya sendiri, kata Rudiantara, akan dalam format High Definition. Dengan begitu, penonton bisa menonton pertandingan Asian Games dalam format terbaik.

    "Kalau gak bisa ke venue, kan bisa lewat streaming saja," ujar Rudiantara yang juga menjajaki implementasi Internet 4,5 g pada 2018 nanti untuk mendukung siaran Asian Games secara mobile.

    Terkait developer untuk aplikasi terkait, Rudiantara menyampaikan bahwa pemerintah sejauh ini belum memiliki developer untuk itu, Namun, rencananya, akan dicari melalui kompetisi Hackaton yang berlangsung akhir tahun ini.

    "Masuk kuartal pertama, nanti langsung beta test untuk aplikasinya," ujarnya.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.