Selasa, 21 Agustus 2018

SEA Games 2017: Tim Polo Air Putra Pertahankan Medali Perak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Polo Air Putra berebut bola saat mengikuti Pelatnas SEA Games 2017 di Kolam Renang Pertamina Simprug, Jakarta, 4 Agustus 2017. Cabang olahraga Polo Air SEA Games 2017 Kuala Lumpur akan dipertandingkan di National Aquatic Centre, Kuala Lumpur Sports City, Bukit Jalil, Malaysia pada 15 hingga 20 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    Timnas Polo Air Putra berebut bola saat mengikuti Pelatnas SEA Games 2017 di Kolam Renang Pertamina Simprug, Jakarta, 4 Agustus 2017. Cabang olahraga Polo Air SEA Games 2017 Kuala Lumpur akan dipertandingkan di National Aquatic Centre, Kuala Lumpur Sports City, Bukit Jalil, Malaysia pada 15 hingga 20 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim polo air putra Indonesia berhasil menempati peringkat dua di klasemen akhir dan berhak atas medali perak SEA Games 2017. Mereka mengulang keberhasilan di di pesta olahraga Asia Tenggara sebelumnya.

    Di laga terakhir Indonesia sebenarnya mampu menang telak atas Filipina 12-5. Namun di laga lain, Singapura juga menang telak atas tuan rumah Malaysia 17-4 di National Aquatic Center, Bukit Jalil, Minggu, 20 Agustus 2017.

    Di klasemen akhir, Singapura Dan Indonesia sama-sama mengumpulkan 10 poin, namun Singapura unggul selisih gol dan berhak meraih medali emas.

    Ketua Umum PB PRSI, Anindya Bakrie, bersyukur dengan medali perak itu. "Perjuangan tim putra luar biasa patut di apresiasi karena sudah membuat rekor tidak pernah kalah dalam sebuah turnamen. Dan juga membuat sejarah dengan menahan Singapura 4-4, karena panjang SEA Games Indonesia selalu kalah," kata dia.

    Melawan Filipina, timnas polo air putra sebenarnya tampil eksplosif di laga pamungkas. Mereka mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak awal.

    Bahkan, saat pertandingan berlangsung dua kuarter, Timnas polo air putra unggul 6-1. Hingga akhirnya, mereka berhasil mengunci kemenangan besar, 12-5.

    Kapten Timnas polo air, Rezza Auditya,  menilai perak itu patut disyukuri. "Apa pun hasilnya, kami sudah bekerja keras. Kami tak kalah dan ada perkembangan signifikan. Di SEA Games 2015 lalu, kami kebobolan 35 gol. Kini, kami bisa memangkasnya menjadi 15 gol," kata dia.

    Katua Bidang Binpres PB PRSI, Wisnu Wardhana, menyatakan, keberhasilan di SEA Games 2017 menjadi bekal untuk tampil di Asian Games 2018. "Tim ini sudah bagus, tinggal mengasah kembali dan komentarnya lebih baik karena masih ada ajang Asian Games," kata dia.

    PRSI | NS


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.