Rekor, Klub NBA Houston Rockets Dijual Seharga Rp 29,3 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Houston Rockets Chase Budinger melakukan lompatan pada kontes slam dunk bintang-bintang NBA di  Orlando, Florida (25/2). REUTERS/Jeff Haynes

    Pemain Houston Rockets Chase Budinger melakukan lompatan pada kontes slam dunk bintang-bintang NBA di Orlando, Florida (25/2). REUTERS/Jeff Haynes

    TEMPO.CO, Jakarta - Houston Rockets, tim bola basket Amerika Serikat (NBA), telah diakuisisi oleh taipan restoran Amerika Serikat, Tilman Fertitta. Pengambilalihan itu dilakukan dengan nilai US$ 2,2 miliar (sekitar Rp 29,3 triliun) dan menjadi nilai terbesar untuk waralaba NBA.

    Fertitta, konglomerat yang berbasis di Houston, merupakan salah satu pembeli potensial yang mendekati Rockets, yang dijual oleh pemiliknya, Leslie Alexander.

    "Saya merasa mendapat kehormatan telah dipilih sebagai pemilik baru Houston Rockets," kata Fertitta dalam sebuah rilis untuk tim itu.

    Ia melanjutkan, "Ini adalah impian yang menjadi kenyataan. Leslie Alexander adalah salah satu pemilik terbaik di seluruh cabang olahraga, dan saya berterima kasih kepadanya atas kesempatan ini. Dia memiliki hati seorang juara.”

    Alexander (73 tahun) membeli waralaba itu dengan harga US$ 85 juta (sekitar Rp1,13 triliun) pada 1993.  Forbes menaksir harga waralaba tersebut pada Februari seharga US$ 1,65 miliar, yang menjadikannya masuk delapan besar waralaba paling bernilai di liga dengan pendapatan sebesar US$ 244 juta.

    "Merupakan kegembiraan dan kehormatan besar bagi saya untuk memiliki Rockets Houston selama 24 tahun terakhir," kata Alexander dalam sebuah pernyataan.

    Fertitta, kepala Landry's Inc (perusahaan yang mencakup restoran, kasino dan hotel), sebelumnya memang telah berkecimpung dalam bisnis olahraga. Ia pernah menjual saham tim NFL Houston Texans saat sedang menyelesaikan pembelian kasino Golden Nugget di Las Vegas. Kini, ia tertarik untuk berkecimpung di klub NBA.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.