Sabtu, 24 Februari 2018

Nadal Hadapi Anderson di Final AS Terbuka 2017  

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 9 September 2017 13:52 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nadal Hadapi Anderson di Final AS Terbuka 2017  

    Ekspresi petenis Spanyol, Rafael Nadal usai mengalahkan petenis Argentina, Juan Martin del Potro dalam pertandingan semifinal turnamen AS Terbuka di New York, 8 September 2017. Nadal sukses melaju ke final AS Terbuka usai mengakhiri empat set dengan skor 4-6 6-0 6-3 dan 6-2. REUTERS/Mike Segar

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis peringkat satu dunia, Rafael Nadal, semakin dekat dengan gelar Grand Slam-nya yang ke-16 ketika ia bangkit dari kekalahan di set pertama untuk menaklukkan unggulan ke-24 asal Argentina, Juan Martin del Potro, dengan kemenangan 4-6, 6-0, 6-3, 6-2 di semifinal AS Terbuka 2017 pada Jumat, 8 September 2017.

    Petenis Spanyol itu sempat kesulitan mengatasi servis dan pukulan forehand keras Del Potro pada set pembukaan, sebelum ia berhasil mengamankan tempat dalam pertarungan perebutan gelar juara melawan Kevin Anderson asal Afrika Selatan pada Minggu, 10 September 2017.

    Baca: 4 Petenis Cantik Ini Membawa Tren Busana Baru di AS Terbuka 2017

    Nadal mengakhiri perlawanan juara pada 2009 itu dengan pukulan backhand pada match point pertamanya, empat tahun setelah ia terakhir kali meraih gelar di Flushing Meadows.

    "Ini musim yang luar biasa bagi saya dan saya sangat bahagia mendapat peluang bertanding untuk gelar lainnya setelah beberapa musim menghadapi masalah cedera," kata Nadal.

    "Ini sangat berarti bagi saya. Saya harus mengubah beberapa hal setelah set pertama karena saya terlalu banyak bermain dengan backhand dia dan dia menanti saya di sana," katanya lagi.

    Baca: Inilah Profil Empat Semifinalis Tunggal Putri AS Terbuka 2017

    Sedangkan Anderson maju ke final AS Terbuka 2017 setelah mengalahkan Pablo Carreno Busta dari Spanyol, 4-6, 7-5, 6-3, 6-4, pada semifinal sebelum Nadal vs Del Potro.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.