Bouchard Melenggang ke Semifinal Sydney International

Kamis, 12 Januari 2017 | 05:10 WIB
Bouchard Melenggang ke Semifinal Sydney International
Eugenie Bouchard, mengembalikan pukulan lawannya Belinda Bencic pada pertandingan babak pertama Rogers Cup di Toronto, 11 Agustus 2015. REUTERS/Nick Turchiaro-USA TODAY Sports

TEMPO.CO, Sydney - Eugenie Bouchard sudah tidak seperti dulu lagi. Awal tahun lalu, dia masih manja, centil, bahkan suka uring-uringan menghadapi wartawan. Kini, dia lebih dewasa dan benar-benar fokus untuk merebut gelar di turnamen Sydney Internasional.

Petenis Kanada yang belum genap berusia 23 tahun itu sukses melaju ke semifinal di turnamen pemanasan menuju Grand Slam Australia Terbuka. Kemarin, dia mengalahkan Anastasia Pavlyuchenkova di babak perempat final dengan 6-2, 6-3. "Saya merasa lebih percaya diri setiap hari," kata Bouchard di Ken Rosewall Arena usai menyelesaikan pertandingan selama 1 jam 16 menit.

Selanjutnya, Bouchard akan menghadapi unggulan keenam Johanna Konta yang menyisihkan Daria Kasatkina dengan 6-3, 7-5. Bouchard yang tampil di turnamen bergengsi ini dengan menggunakan wildcard mengatakan bahwa permainannya semakin lama semakin meningkat.  "Aku merasa seperti menemukan kembali irama permainan,” kata petenis yang kini menduduki peringkat 49 dunia itu.

Prestasi Bouchard sempat melorot dalam dua musim terakhir. Padahal, dia pernah mencapai perempat final Australia Terbuka 2014 dan final Wimbledon 2014. Dia memutuskan untuk menggandeng kembali pelatihnya Thomas Hogstedt, untuk menghadapi turnamen musim ini.

Sebelumnya, Bouchard mengakui bahwa pelatihnya itu menjadi bagian yang hilang sehingga membuat karirnya di dunia tenis melempem dalam dua tahun terakhir.  Sejak November lalu, Bouchard kembali intensif berlatih dengan mantan pelatih yang pernah didepaknya itu.

Sementara itu, Konta mengatakan akan terus bermain agresif dan menyerang menghadapi setiap lawan di turnamen awal tahun ini.  Menurutnya, persaingan saat ini semakin ketat dengan banyaknya petenis-petenis yang tangguh. “Saya kira pukulan saya cukup bagus dan saya juga bukan gadis kecil lagi,” kata petenis Inggris kelahiran Sydney, Australia, 25 tahun lalu.

Sementara Barbora Strycova berhasil menghentikan laju Caroline Wozniacki dalam pertarungan yang memeras tenaga sepanjang tiga jam 20 menit. Strycova menutup perlawanan unggulan kesepuluh itu dalam tiga set, 7-5, 6-7 (6), 6-4.

"Saya membuat beberapa kesalahan sendiri dengan backhand saya, dan Anda tahu, itu membuat frustasi," kata Wozniacki. "Ketika Anda sudah berjuang dalam kondisi panas menyengat selama tiga jam lebih, Anda lebih baik menang. Jika tidak, itu benar-benar menyebalkan.”

Strycova selanjutnya akan menantang unggulan kedua Agnieszka Radwanska. Petenis Polandia itu menjadi pemain terakhir yang lolos ke semifinal setelah menghentikan perjalanan petenis Cina, Duan Ying-Ying, yang berjuang sejak babak kualifikasi. Radwanska menaklukkan Ying-Ying dengan dua set langsung 6-3, 6-2.

ABC| DAILYMAIL| REUTERS

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan