MotoGP Prancis: Motor Masih Buruk, Rossi Tak Berani Beri Prediksi

Jum'at, 19 Mei 2017 | 10:04 WIB
MotoGP Prancis: Motor Masih Buruk, Rossi Tak Berani Beri Prediksi
Pebalap MotoGP dari tim Yamaha, Valentino Rossi melampiaskan kekecewaan setelah ia terjatuh di putaran pertama dalam seri Grand Prix Italia di sirkuit Mugello, Minggu (2/6). REUTERS/Max Rossi

TEMPO.CO, Jakarta - Valentino Rossi tidak berani memprediksi hasil balapannya di balap MotoGP Prancis 2017, yang akan digelar di Sirkuit Le Mans pada 21 Mei nanti. Hal itu disebabkan Rossi masih belum yakin bahwa performa motor Yamaha sudah mencapai tingkat maksimal.



Rossi masih belum menemukan kembali pefoma terbaik Yamaha, usai gagal podium dalam MotoGP Spanyol di Jerez pada 7 Mei lalu. Di Jerez, Rossi hanya mampu finis di peringkat 10. Masih beruntung berkat tambahan 6 poin dari Jerez, Rossi mampu mempertahankan posisinya di puncak klasemen pembalap MotoGP 2017.



Baca: Finis Urutan Ke-10 di MotoGP Spanyol, Ini Alasan Valentino Rossi



Jika gagal lagi masuk 3 besar dalam MotoGP Prancis nanti, bukan tidak mungkin Rossi akan terlempar dari pucuk pimpinan klasemen. Apalagi saat performa dua pembalap Honda, Dani Pedrosa dan Marc Marquez, sedang meningkat. Mereka adalah pemenang dan runner up MotoGP Spanyol.



Baca:Jelang MotoGP Prancis: Valentino Rossi Khawatirkan Ancaman Honda



"Hasil di MotoGP di Jerez memang sangat mengecewakan saya dan seluruh tim. Kami sama sekali tidak menyangka hasilnya akan seperti itu. Sayangnya, hingga saat ini saya tidak tahu kondisi motor yang sebenarnya. Saya sudah melakukan uji coba di Jerez, dan hasilnya tetap mengecewakan. Karena alasan tersebut, saya tidak berani memprediksi yang akan terjadi di Le Mans. Biasanya hasil Yamaha selalu baik di Le Mans. Semoga tahun ini juga tetap baik. Kita lihat saja nanti," ujar Rossi.



Baca: Jadwal Lengkap MotoGP Prancis: Menanti Duel Rossi dan Lorenzo  



Seminggu setelah lomba di Jerez, semua peserta sempat melakukan tes di sirkuit sama pada minggu lalu. Dalam rangkaian tes itu, Rossi masih mengeluhkan motornya, yang dinilainya masih bermasalah dari sisi ban dan sasis.



Baca: MotoGP: Motor Tak Kunjung Beres, Rossi Minta Suku Cadang Diganti



Rossi cukup nyaman dengan sirkuit Le Mans. Ia sebelumnya pernah tiga kali juara di sirkuit ini (2002, 2005, 2008), enam kali urutan kedua (2003, 2010, 2012, 2014, 2015, 2016), serta tiga kali finis urutan ketiga (2000, 2001 and 2011).



Baca:Rekor MotoGP Prancis: Lorenzo Juara 5 Kali, Rossi Baru 3 Kali



CRASH | DON

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan