Dipoles Mulyo Handoyo, Kidambi Srikanth Juara Indonesia Open 2017  

Minggu, 18 Juni 2017 | 20:05 WIB
Dipoles Mulyo Handoyo, Kidambi Srikanth Juara Indonesia Open 2017  
Pemain Bulu Tangkis Tunggal Putra India, Srikanth Kidambi memperlihatkan medali emas setelah menjuarai Final Turnamen BCA Indonesia Open 2017 di JCC, Jakarta, 18 Juni 2017. Srikanth Kidambi mengantongi hadiah US dolar 75.000 (Rp 997 juta). TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika tunggal putra Indonesia terpuruk, polesan salah satu pelatih nasional di luar negeri justru berhasil menggebrak di turnamen Indonesia Open 2017. Mantan pelatih Taufik Hidayat, Mulyo Handoyo, berhasil mengantar anak asuhnya, Kidambi Srikanth, menjadi juara nomor tunggal putra.



Srikath memberi gelar perdana pada nomor tunggal putra India sepanjang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Open. Ia menjadi kampiun  setelah berhasil memenangkan pertandingan final menghadapi wakil Jepang Kazumasa Sakai.

Dalam pertandingan partai puncak yang dilaksanakan di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu, Srikanth yang saat ini menduduki peringkat 22 dunia, berhasil menang atas Sakai yang merangkak dari babak kualifikasi dalam dua game langsung 21-11, 21-19.

Srikanth mengatakan meskipun dirinya bisa menang, pertandingan tersebut membuatnya harus membuang banyak stamina. "Reli di pertandingan tersebut sangat membuat stamina saya terkuras, namun saya senang dengan hasil akhirnya," kata Srikanth selepas pertandingan.

Sementara itu, Sakai menyatakan dirinya seharusnya bisa memenangkan pertandingan setelah berhasil leading di gim kedua. "Saya menyayangkan itu, karena saya inginnya juara, namun saya senang dengan pencapaian saya hari ini," kata dia.

Pelatih India, Mulyo Handoyo, menyatakan senang dengan hasil yang didapatkan oleh semua anak asuhnya di Indonesia Open, yang berlabel Super Series Premier ini. "Saya merasa bangga dengan hasil yang didapatkan oleh para pemain di sini mereka menunjukan permainan yang maksimal," ujar Mulyo. "Saya harap, mereka semua, tidak hanya Srikanth, mampu jadi juara, tidak hanya di lapangan tapi juga di luar lapangan."

ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan