Lolos ke Semifinal Wimbledon 2017, Johanna Konta Torehkan Sejarah

Rabu, 12 Juli 2017 | 05:49 WIB
Lolos ke Semifinal Wimbledon 2017, Johanna Konta Torehkan Sejarah
Petenis tunggal putri dunia asal Inggris Johanna Konta bersiap melakukan serve saat bertanding melawan petenis asal Amerika Serikat, Serena Williams dalam Perempat Final Turnamen Tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 25 Januari 2017. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Johanna Konta melaju ke semifinal Wimbledon 2017 pada Selasa dengan menaklukkan Simona Halep dengan skor 6-7 (2), 7-6(5), 6-4. Ia sekaligus menjadi petenis putri Britania pertama yang mencapai empat besar dalam kurun waktu hampir 40 tahun.

Halep, unggulan kedua asal Romania, tampil bagus pada awal pertempuran di Lapangan Tengah, memaksa lawannya melakukan kesalahan dan mematahkan servenya untuk memimpin 3-0, ketika petenis Britania itu kesulitan untuk mengandalkan pukulan-pukulan groundstroke.

Namun dengan dukungan serta teriakan "Ayo, Jo!" bergema di arena yang ditutupi atap, unggulan keenam Konta mampu memberi perlawanan, memaksimalkan servenya dan memenangi delapan poin beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Baca: Venus Williams Melaju ke Semifinal Wimbledon 2017

Halep memenangi set pertama dengan tiebreak di mana Konta, menyia-nyiakan beberapa break point, untuk memenangi set kedua.

Intensitas memuncak pada set ketiga ketika petenis Britania itu melepaskan pukulan yang lebih keras dan petenis Romania memperketat pertahanannya, sebelum Konta menggebrak pada game kelima dan menahan servenya untuk memenangi pertandingan.

Virginia Wade menjadi petenis putri Britania terakhir untuk mencapai semifinal pada 1978.

Hasil perempat final Wimbledon 2017:
6-Johanna Konta (Britania) mengalahkan 2-Simona Halep (Rumania) 6-7(2), 7-6(5), 6-4
10-Venus Williams (AS) mengalahkan 13-Jelena Ostapenko (Latvia) 6-3, 7-5
14-Garbine Muguruza Blanco (Spanyol) mengalahkan 7-Svetlana Kuznetsova (Rusia) 6-3, 6-4.

ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan