Siaran Tinju Dunia: Mayweather Vs McGregor Ditawarkan Rp 2 Miliar  

Sabtu, 15 Juli 2017 | 15:43 WIB
Siaran Tinju Dunia: Mayweather Vs McGregor Ditawarkan Rp 2 Miliar  
Petinju Floyd Mayweather Jr dan juara mixed martial arts Conor McGregor saat jumpa pers di Staples Center Los Angeles, 12 Juli 2017. Keduanya akan bertanding pada 26 Agustus 2017. REUTERS/Lucy Nicholson

TEMPO.CO, Jakarta - Harga siaran pertarungan tinju dunia antara Floyd Mayweather dan Conor McGregor ditawarkan seharga Rp 2 miliar. Angka tersebut merupakan harga termahal tayangan tinju dunia yang pernah ditawarkan ke televisi di Indonesia.

Mayweather vs McGregor merupakan duel tinju dunia nongelar yang dijadwalkan 12 ronde. Laga ini akan diadakan 26 Agustus 2017 di T-Mobile Arena, Las Vegas. Saat ini kedua petarung sedang menjalani maraton promosi pertarungan mereka di Los Angeles dan New York (Amerika Serikat), Toronto (Kanada), serta London (Inggris).

Baca: Tinju Dunia: 6 Alasan Mayweather Vs McGregor Jadi Laga Termahal

Lantaran harga yang mahal tersebut, belum ada televisi di Indonesia yang berani memastikan untuk menayangkan duel tinju dunia antara petinju tak terkalahkan, Floyd Mayweather, kontra petarung UFC terpopuler di dunia, Conor McGregor.






Gaya Conor McGregor saat promosi pertarungannya di New York, 13 Juli 2017. (USA Today-Sport)



"Harga pertarungan Mayweather lawan Manny Pacquiao saja hanya Rp 500 juta. Harga yang hampir sama dengan Pacquiao vs Jeff Horn. Sekarang Mayweather vs McGregor ditawarkan Rp 2 miliar. Entah, apakah ada televisi yang berani mengambilnya karena pasti akan direpotkan dengan urusan iklan yang harus sepadan dengan biaya produksi," kata sumber di sebuah televisi swasta nasional.

Baca: Conor McGregor Sebut Mayweather Bukan Petarung Sejati

Duel tinju dunia antara Floyd Mayweather dan jawara MMA, Conor McGregor, disebut-sebut bakal menghasilkan uang lebih banyak dibandingkan Mayweather vs Pacquiao pada 2015 yang mendatangkan pendapatan kotor sekitar Rp 8 triliun.

DONNY WINARDI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan