Senin, 23 Juli 2018

Tinju Dunia: Pacquiao Diunggulkan, Tetapi Matthysse Tak Peduli

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju asal Argentina, Lucas Matthysse, melakukan sesi latihan di Kuala Lumpur, Malaysia, 11 Juli 2018. Laga Pacquiao melawan Matthysse merupakan pertarungan tinju kelas dunia pertama yang digelar di Negeri Jiran setelah terakhir kali menggelar duel antara Muhammad Ali dan Joe Bugner pada 1975 lalu. (AP Photo/Yam G-Jun)

    Petinju asal Argentina, Lucas Matthysse, melakukan sesi latihan di Kuala Lumpur, Malaysia, 11 Juli 2018. Laga Pacquiao melawan Matthysse merupakan pertarungan tinju kelas dunia pertama yang digelar di Negeri Jiran setelah terakhir kali menggelar duel antara Muhammad Ali dan Joe Bugner pada 1975 lalu. (AP Photo/Yam G-Jun)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manny Pacquiao diunggulkan tipis atas Lucas Matthysse menjelang laga tinju dunia kelas welter akhir pekan ini. Matthysse vs Pacquiao akan digelar di Axiata Arena Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu 15 Juli 2018.

    Pasar taruhan mengunggulkan Pacquiao 2:1 atas Matthysse dalam laga perebutan gelar kelas welter versi WBA tersebut. Padahal Matthysse adalah juara bertahan dan dalam usia 35 tahun, dia 4 tahun lebih muda dibandingkan Pacquiao.

    “Saya tidak memikirkan soal pasar taruhan. Pastinya Pacquiao belum pernah menghadapi petinju dengan gaya bertanding seperti saya,” kata Matthysse.

    “Saya jauh-jauh datang ke Malaysia bukan untuk menyerahkan gelar, tetapi mempertahankan gelar. Terima kasih Pacquiao telah memberikan kesempatan, dan semua tahu dia petinju yang hebat. Namun bukan berarti dia bisa menang,” kata petinju asal Argentina itu lagi.

    Laga kontra Pacquiao konon merupakan pertarungan dengan bayaran termahal yang pernah diterima Matthysse sepanjang kariernya. Untuk laga nanti, pemilik rekor 39-4-0 (36 KO) tersebut kabarnya dibayar US$ 2 juta atau hampir Rp 29 miliar.

    “Lucas datang tidak melulu karena uang. Dia lebih ingin mempertahankan reputasi sebagai juara bertahan, menghadapi tantangan petinju hebat seperti Pacquiao,” kata Joel Diaz, pelatih Matthysse.

    Matthysse dijuluki La Magina, Si Mesin, karena juara tinju dunia itu tidak pernah mundur jika sudah berada di atas ring. Laga Matthysse vs Pacquiao bakal menjadi pertarungan tinju yang seru.

    PHILIPPINE STAR | FIGHTNEWS


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Zainul Majdi Memihak Prabowo di Pilpres 2014, Kini Memilih Jokowi

    Tuan Guru Bajang Zainul Majdi memberi dukungan pada Jokowi untuk Pemilihan Presiden 2019. Padahal ia dan dua tokoh ini sebelumnya mendukung Prabowo.