Soal Bulu Tangkis untuk Olimpiade 2020, Begini Kata Wiranto

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Ibu Negara Iriana, Presiden Jokowi, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan sekaligus Ketua Umum PBSI Wiranto, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengangkat tangan mereka bersama dengan suporter lainnya saat menyaksikan final beregu putra cabang bulu tangkis Asian Games 2018 antara Indonesia dan Cina di Istora Senayan, Rabu, 22 Agustus 2018. TEMPO/Amston Probel

    (ki-ka) Ibu Negara Iriana, Presiden Jokowi, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan sekaligus Ketua Umum PBSI Wiranto, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengangkat tangan mereka bersama dengan suporter lainnya saat menyaksikan final beregu putra cabang bulu tangkis Asian Games 2018 antara Indonesia dan Cina di Istora Senayan, Rabu, 22 Agustus 2018. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Wiranto belum bisa menjabarkan persiapan Indonesia menghadapi ajang Olimpiade 2020 Tokyo.

    Wiranto hadir dalam acara penghargaan prestasi atlet bulu tangkis di Asian Games 2018 oleh klub Jaya Raya di Bintaro, Tangerang Selatan, Senin 3 September.

    Dalam acara tersebut, Wiranto menyaksikanadu rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan Jaya Raya.

    “Saya sangat bersyukur atas kepedulian Jaya Raya terhadap bulu tangkis Indonesia. Pemain-pemain tangguh memang digembleng dari klub. PBSI hanya menyalurkan mereka untuk bertanding di level internasional,” kata Wiranto.

    “Sebab itu saya akan berusaha meningkatkan sinergi antara PBSI dengan klub-klub bulu tangkis sebagai pemilik pemain,” ujar Wiranto lagi.

    Wiranto juga mengharapkan perjuangan para pebulu tangkis Indonesia tidak hanya berhenti di Asian Games, namun juga berlanjut ke Olimpiade.

    Ketika ditanya persiapan yang akan dilakukan PBSI untuk meraih kesuksesan di Olimpiade 2020 setelah Asian Games 2018, Wiranto menjawab: “Nantilah, itu kan masih lama.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.