Minggu, 18 November 2018

Tontowi/Liliyana Gagal Torehkan Akhir Manis di Prancis Terbuka

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kedua kanan) dan Tontowi Ahmad (kiri). ANTARA/INASGOC/Nafielah Mahmudah

    Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kedua kanan) dan Tontowi Ahmad (kiri). ANTARA/INASGOC/Nafielah Mahmudah

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, terhenti pada babak perempat final turnamen bulu tangkis Prancis Terbuka atau French Open 2018. Keduanya kalah dari pasangan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 16-21, 21-16, 18-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Paris, Prancis, Jumat waktu setempat.

    Hasil ini membuat catatan pertemuan kedua pasangan itu pun menjadi 1-2 untuk keunggulan pasangan Jepang itu. Sebelumnya, Owi/Butet juga takluk pada turnamen Cina Terbuka 2018.

    Liliyana mengakui ia dan pasangannya tak tampil maksimal. "Kami banyak melakukan kesalahan yang tidak seharusnya. Kami tidak mampu menjaga keunggulan ketika sudah meraih tiga hingga empat poin. Lawan kembali dengan pola permainan mereka," kata dia seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangksi Seluruh Indonesia (PBSI).

    Liliyana mengaku tidak dapat mengandalkan kekuatan ataupun kecepatan permainan ketika menghadapi pemain-pemain yang lebih muda darinya dalam turnamen internasional. "Kami semestinya mampu menaklukkan pasangan Jepang itu di sini. Kami harus mengeluarkan tenaga yang lebih karena kok bertipe berat. Kami juga mestinya bermain lebih sabar dan menerapkan pola yang benar," kata pemian yang kerap disapa Butet itu.

    Sementara, Tontowi mengaku kurang beruntung dengan pukulan-pukulannya yang tidak mampu mengantarkan kok melewati net. "Tapi secara keseluruhan, saya puas dengan permainan kami. Lawan juga punya permainan yang bagus," ujar Owi.

    Hasil kekalahan itu sekaligus menutup kesempatan bagi Owi/Butet untuk mempertahankan gelar Prancsi Terbuka yang telah mereka raih pada 2017.

    Prancis Terbuka menjadi turnamen terakhir pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 di Eropa menyusul rencana Butet untuk menggantung raket pada 2019. Tapi, Tontowi/Liliyana masih akan mengikuti turnamen China Terbuka di Fuzhou pada akhir Oktober 2018.

    Kekalahan Tontowi/Liliyana di Prancis juga mengakhiri keterwakilan Indonesia pada nomor ganda campuran. Sebelumnya, tiga pasangan lain Merah-Putih telah tersingkir pada turnamen PrancisTerbuka yang berhadiah total 750 ribu dolar AS itu. Mereka adalah Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.