Piala AFF Futsal, Pelatih Timnas Indonesia Puji Anak Asuhnya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Nasional Futsal Indonesia saat bertanding melawan tim Malaysia di ajang Piala AFF AIS FUTSAL CHAMPIONSHIP. aseanfootball.org

    Tim Nasional Futsal Indonesia saat bertanding melawan tim Malaysia di ajang Piala AFF AIS FUTSAL CHAMPIONSHIP. aseanfootball.org

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelatih Timnas Indonesia Kensuke Takahashi tetap memuji perjuangan anak asuhnya pasca menelan kekalahan dari Thailand dengan skor tipis 3-2 dalam laga semifinal Piala AFF Futsal di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat 9 November 2018. Menurut dia kekalahan itu tak boleh menyurutkan semangat para pemain yang masih memiliki kesempatan untuk meraih gelar juara ketiga. 

    "Anak-anak tak boleh menyerah saat ini, yang sudah kami perjuangkan sejauh ini meski gagal ke final telah memberikan hasil luar biasa," ujar Kensuke usai laga.

    Kekalahan dari Thailand itu menggagalkan ambisi Timnas Futsal Indonesia untuk meraih gelar juara Piala AFF FUtsal 2018. Namun mereka masih dapat memperebutkan juara ke-3 dalam laga yang akan berlangsung Ahad 11 November 2018. 

    Timnas Indonesia akan melawan pihak yang kalah pada partai semifinal antara Malaysia versus Vietnam yang akan berlangsung malam ini di tempat yang sama.

    Kensuke mengatakan masih ada peluang bagi timnas Indonesia untuk merebut predikat best score dan melenggang ke tingkatan piala dunia.

    Kensuke menambahkan, kekalahan tipis atas Thailand sebenarnya telah memberi pelajaran berharga pada Indonesia. Yakni makin solidnya tim dalam membangun serangan dan membuat benteng pertahanan. Hal ini bisa terlihat dari tipisnya skor akhir yang diperoleh.

    "Memang dalam futsal faktor pengalaman menentukan, namun bisa Anda lihat, anak-anak sudah belajar hal penting bagaimana mereka membalikkan keadaan," ujarnya.

    Timnas Indonesia dalam laga itu sempat tertinggal 2-0 atas Thailand di babak pertama. Namun pada babak kedua mereka berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

    "Selain pengalaman, ada tactical memory yang diserap anak-anak lewat laga ini, mereka sudah berubah menjadi tim yang amat solid dibanding sejak laga lawan Malaysia dan Myanmar," ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Lembaga Survei: 5 Hal Penting dalam Quick Count Pilpres 2019

    Perkumpulan Survei Opini Publik angkat bicara soal quick count di Pemilu dan Pilpres 2019 yang diragukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.