ATP Finals: Novak Djokovic Raih Kemenangan Ke-834

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novak Djokovic mengembalikan bola ke arah Borna Coric dalam final Tunggal Putra Shanghai Masters di Shanghai, Cina, Ahad, 14 Oktober 2018. Djokovic menang 6-3, 6-4. REUTERS/Aly Song

    Novak Djokovic mengembalikan bola ke arah Borna Coric dalam final Tunggal Putra Shanghai Masters di Shanghai, Cina, Ahad, 14 Oktober 2018. Djokovic menang 6-3, 6-4. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Serbia, Novak Djokovic, mencatatkan kemenangan ke-834 dalam ATP Tour sepanjang kariernya dengan mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev 6-4, 6-1 dalam pertandingan ATP Finals di O2 Arena, London, Inggris, Rabu 14 November 2018.

    Hasil itu menempatkan Djokovic di puncak klasemen grup Guga Kuerten, setelah ia mengantongi dua kemenangan, demikian laman resmi turnamen.

    Ia akan melaju ke empat besar pada turnamen penutup musim untuk kedelapan kalinya jika petenis AS John Isner menaklukkan Marin Cilic pada pertandingan yang berlangsung kemudian. Unggulan teratas itu juga akan mencapai semifinal jika Cilic menaklukkan Isner dalam tiga set.

    Zverev sempat memberikan sedikit perlawanan di set pembuka, namun Djokovic tampil dominan sepanjang laga.

    Djokovic, yang bakal menutup tahun sebagai petenis peringkat satu dunia untuk kelima kalinya, hanya melepaskan tiga pukulan winner pada set pembukaan namun mengandalkan permainan middle game untuk memenangi set pertama.

    Zverev kemudian hancur berkeping-keping, kalah pada lima gim terakhirnya pada laga-laga yang berlangsung berat sebelah, sebuah pola yang berlangsung di O2 Arena tahun ini, di mana tujuh pertandingan pembukaan seluruhnya habis dalam dua set saja.

    Novak Djokovic memenangi 33 dari 35 pertandingan terakhirnya, dan terlihat tidak dapat dihentikan ketika ia mengincar gelar ATP Finals keenamnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.