Mutiara Cardinal Hadapi Jaya Raya di Final Kejurnas Bulu Tangkis

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (badmintonindonesia.org)

    Pemain bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perkumpulan Bulu tangkis Mutiara Cardinal Bandung akan menghadapi PB Jaya Raya dalam pertandingan final Kejurnas Bulu Tangkis PBSI 2018. Perjalanan Mutiara Cardinal cukup mengejutkan karena di semifinal sukses mengalahkan tim besar PB Djarum dengan skor 3-1. 

    Laga antara Mutiara melawan Djarum berlangsung sengit. Ganda putra Djarum Kevin Sanjaya/Berry Angriawan secara mengejutkan takluk dari Hardianto/Reinard Dhanriano dengan skor 22-24, 23-25. Gregoria Mariska menambah keunggulan dengan mengalahkan Dinar Dyah, 21-16, 20-22, 21-12.

    Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menyatakan kekalahan anak asuhnya diawali laga pertama. "Hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Ini mempengaruhi partai selanjutnya," kata Fung mengutip Badminton Indonesia, Jumat, 21 Desember 2018.

    Pemain ganda Mutiara, Yulfira Barkah tak menyangka bisa melaju ke final. Pasalnya, tim menargetkan hanya sampai semifinal. "Tidak menyangka bisa kalahkan juara bertahan," ucapnya.

    Di partai lain, Jaya Raya menyingkirkan PB Exist dengan skor 3-2. Pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Della Destiara jadi penentu kemenangan Jaya Raya. Keduanya mengalahkan pasangan Hediana Julimarbela/Melani Mamahit dengan skor 21-18, 21-17.

    Della mengatakan tak menyangka PB Djarum bisa kalah dari Mutiara. Menanggapi laga final besok ia enggan berpikir menang-kalah. "Kami harus waspada pada PB Mutiara karena bisa kalahkan PB Djarum yang kuat," kata dia.

    BADMINTON INDONESIA | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?