MMA: Conor McGregor Berminat Hadapi Tenshin Nasukawa

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khabib Nurmagomedov (sarung tangan merah) saat bertarung dengan Conor McGregor (blue gloves) dalam laga UFC 229 di T-Mobile Arena, 7 Oktober 2018. Reuters/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports

    Khabib Nurmagomedov (sarung tangan merah) saat bertarung dengan Conor McGregor (blue gloves) dalam laga UFC 229 di T-Mobile Arena, 7 Oktober 2018. Reuters/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Petarung MMA dari UFC Conor McGregor menyatakan bahwa ia ingin bertarung menghadapi Tenshin Nasukawa asal Jepang dalam laga MMA, menyusul kekalahan KO Nasukawa dari petinju AS Floyd Mayweather Jr di Saitama Arena, Tokyo, Jepang pada 31 Desember 2018.

    Nasukawa, juara MMA dari RIZIN Fighting berusia 20 tahun itu hanya mampu bertahan selama 140 detik pada ronde pertama dari rencana tiga ronde pertarungan eksibisi setelah dipukul roboh Mayweather Jr, petinju berusia 41 tahun itu sebanyak tiga kali.

    Mayweather yang mengantongi bayaran US$ 9 juta dari pertarungan itu, atau sekitar Rp 137 miliar, sebelumnya juga pernah mengalahkan McGregor, petarung asal Irlandia pada pertarungan pertama di ring tinju.

    McGregor, 30, mengatakan bahwa ia ingin bertarung menghadapi Nasukawa sebelum musim panas tahun ini.

    "Saya berharap bisa pergi ke Tokyo untuk menghadapi Tenshin Nasukawa di pertandingan eksibisi MMA," kata McGregor seperti dikutip dari akun Twitter-nya.

    "Silakan diatur pertarungan ini secepatnya. Hormat saya, sang juara," kata McGregor dalam cuitan yang ditujukan kepada manajemen Ultimate Fighting Championship (UFC) dan perusahaan manajemen Pardigm Sports.

    Penampilan terakhir Conor McGregor adalah ketika ditaklukkan Khabib Nurmagomedov asal Rusia dalam pertarungan yang penuh kontroversi pada Oktober 2018 lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.