Tinggalkan Arsenal, Aaron Ramsey Dikontrak Juventus Rp 646 Miliar

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal, Aaron Ramsey, berebut bola dengan pemain Sporting CP, Sebastian Coates, dalam laga penyisihan Grup E Liga Eropa di Stadion Emirates, Inggris, Kamis, 8 November 2018. REUTERS/Eddie Keogh

    Pemain Arsenal, Aaron Ramsey, berebut bola dengan pemain Sporting CP, Sebastian Coates, dalam laga penyisihan Grup E Liga Eropa di Stadion Emirates, Inggris, Kamis, 8 November 2018. REUTERS/Eddie Keogh

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang apik Arsenal, Aaron Ramsey, sepakat mengikat kontrak dengan juara Serie A Italia, Juventus, selama lima tahun, dengan nilai kontrak 36 juta poundsterling atau kira-kira setara dengan Rp 646 miliar.

    Pemain asal Wales itu, menurut laporan situs berita Wales Online, bermain untuk Gunners selama 10 tahun hingga akhir musim kompetisi ini. "Sebelumnya, pembicaraan kontrak antara Juventus dengan klub London Utara itu sempat buntu."

    Namun, sejak dilakukan pembicaraan ulang selama beberapa pekan, kedua belah pihak sepakat atas nilai kontrak Ramsey. Pemain berusia 28 tahun itu akan dibayar sekitar 140 ribu poundsterling atau sekitar Rp 2,5 miliar per pekan. Bayaran ini termahal kedua di belakang Cristiano Ronaldo.

    Manajer Juventus, Max Allergri, mengatakan kepada awak media usai teken kontrak bahwa dia percaya atas kemampuan Ramsey dan akan diturunkan ke lapangan pada kompetisi mendatang. "Ramsey akan bermain dengan gelandang lainnya, Miralem Pjanic dan Blaise Matuidi.

    Meskipun Ramsey kerap dibekap cedera saat bersama Arsenal, namun penandatanganan kontrak ini dianggap sebagai bagian serangkaian bisnis dari juara Serie A Italia yang saat ini mengejar gelar juara liga ke delapan.

    Menurut catatan situs The National, Ramsey tampil lebih kurang 250 kali sejak bergabung bersama Gunner dari Cardiff pada 2008, termasuk bermain 18 kali di Liga Primer musim ini dan menceploskan dua gol.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.