Robert Rene Alberts Mundur dari Posisi Pelatih PSM Makassar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts (tengah) memberi arahan kepada pemainnya saat latihan di Lapangan Karebosi Makassar (20/9). ANTARA/Yusran Uccang

    Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts (tengah) memberi arahan kepada pemainnya saat latihan di Lapangan Karebosi Makassar (20/9). ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Makassar - Pelatih kepala PSM Makassar Robert Rene Alberts mundur dari jabatannya. Hal itudisampaikan melalui pesan WhatsApp di grup internal manajemen PSM Makassar, Sabtu 12 Januari 2019.

    "Dengan menyesal saya perlu memberi tahu Anda saya akan secara resmi mengundurkan diri sebagai kepala pelatih PSM Makassar," ucap Robert Alberts dikutip dari pesan WhatsApp, Sabtu malam.

    Alasan utama dia mengundurkan diri karena masalah kesehatannya. Dokter yang mengobatinya sangat menyarankan agar Robert istirahat sejenak. "Selama tiga bulan ke depan saya akan menjalani pengobatan," lanjutnya.

    Selanjutnya pelatih asal Belanda ini berujar akan ada ulasan soal kondisi kesehatannya. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di PSM atas dukungan mereka dan berharap yang terbaik untuk PSM di musim mendatang," tutur Robert.

    Terpisah, Sekretaris Klub PSM Makassar Andi Widya Syadzwina membenarkan soal pengunduran diri Robert sebagai kepala pelatih. Namun ia mengaku akan mengumumkan secara resmi.

    "Kita akan sampaikan semuanya secara resmi, termasuk rencana-rencana kedepan," ucap Widya.

    Menurut dia, sebenarnya pesan yang tersebar itu merupakan privasi seorang pelatih yang ditujukan untuk internal klub. Akan tetapi pesan itu telah beredar keluar termasuk di grup WhatsApp Pewarta PSM. "Terkait coach Robert, Pak Appi akan sampaikan secara resmi," tambahnya.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.