Proliga 2019: Bank SumselBabel Taklukkan Jakarta Pertamina

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pertandingan voli Proliga 2019. (PB PBVSI)

    Ilustrasi pertandingan voli Proliga 2019. (PB PBVSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Palembang Bank SumselBabel berhasil menaklukkan Jakarta Pertamina Energi pada seri kedua putaran kedua Proliga 2019. Dalam laga yang digelar di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Ahad, 20 Januari 2019, Bank SumselBabel menang dengan skor 3-1 (27-29, 25-23, 25-23, 28-26).

    Meski begitu, mereka belum bisa memastikan lolos ke final four, karena masih harus menunggu hasil dari Sidoarjo Aneka Gas versus Surabaya Bhsyangkara Samator.
    Jika Aneka Gas tumbang atas "kakak kandungnya" Samator, maka dipastikan tim satu-satunya dari luar Pulau Jawa itu lolos ke final four. Pertemuan Aneka Gas dan Samator akan berlangsung Ahad malam.

    Pertandingan yang disaksikan sekitar 7.000 penonton itu berjalan ketat pada awal set pertama. Kedua tim saling kejar mengejar poin dan beberapa kali menyamakan kedudukan dan tak membiarkan salah satu tim memimpin. Dari skor 11-11, lalu menjadi 23-23, dan tak menunggu lama Jakarta Pertamina Energi menutup set pertama 29-27.

    Memasuki set kedua, Bank SumselBabel membalikkan keadaan dengan terus mengejar skor tanpa membiarkan lawan memimpin jauh, hingga mampu mengamankan skor 25-23.

    Set ketiga permainan Jakarta Pertamina Energi sudah mulai bisa dibaca oleh lawan, sehingga meski skor saling berkejar Bank SumselBabel kembali memimpin poin 25-23. Pertandingan sengit kembali diperlihatkan pada set keempat oleh kedua tim, tapi anak asuh dari Pascal Wilmar itu berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor tipis 28-26.

    Pelatih Palembang Bank SumselBabel Pascal Wilmar mengatakan pertandingan berlangsung menegangkan. "Karena kita sendiri masih harus menunggu hasil pertandingan ketiga nanti (Bhayangkara Samator lawan Aneka Gas Industri). Tapi kalau seperti ini tadi kan sudah dilihat kita sudah berjuang dan berhasil mengamankan, karena pertandingan kan masih terus berputar dan kita sendiri belum tahu,” kata dia seperti termuat dalam rilis panitia.

    Pascal melanjutkan, “Kita sendiri sebenarnya di putaran pertama dan kedua ini kan sudah lihat, ini kan menjadi evaluasi dan pola mereka juga seperti ini lagi, jadi lebih tahu. Dan tadi juga lawan di set keempat bermain lebih berhati-hati, jadi ya hasilnya seperti itu, siapa yang melakukan kesalahan, mereka yang kalah."

    Pelatih Jakarta Pertamina Energi, Putut Marhaento, mengatakan bahwa lawan bermain bagus, walaupun dari awal mereka mencoba menekan Bank SumselBabel tapi mereka bisa mengembalikan bola dengan baik.

    “Kalau seperti ini kan kita bisa lihat dan tentu kita perlu perbaiki semua, dan tadi juga kita berhasil memperlihatkan pertandingan bagus untuk penonton kan. Kalau mereka sudah bisa menbaca ya tidak apa, kita juga sebenarnya bisa. Tapi kan karena kita sekarang ada dipuncak jadi tentu semua tim lain ingin mengalahkan kita juga,” kata Putut.

    Putut melanjutkan, “Sebenarnya kita juga hari ini tidak buruk juga, cuma memang tadi beberapa kali anak-anak melakukan kesalahan di serve. Tidak apa-ap di Pekanbaru kita kalah dua kali, tapi kalau bisa nanti di Solo harus bisa mengamankan dua-duanya pertandingan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.