Indonesia Masters: Ganda Putra Cina Antusias Tampil di Idonesia

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Berry Angriawan (kiri) dan Hardianto (kanan), mencoba mengembalikan kok dalam Turnamen Bulu Tangkis Blibli Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 3 Juli. Berry dan Hardianto berhadapan dengan ganda putra Cina, Zhou Haodong dan Han Chengkai. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Berry Angriawan (kiri) dan Hardianto (kanan), mencoba mengembalikan kok dalam Turnamen Bulu Tangkis Blibli Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 3 Juli. Berry dan Hardianto berhadapan dengan ganda putra Cina, Zhou Haodong dan Han Chengkai. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain bulu tangkis ganda putra Cina, Han Chengkai merasa senang bila tampil di turnamen di Indonesia Masters. Pasangan Zhou Haodong itu mengatakan para penonton begitu luar biasa mendukung tim tuan rumah.

    Ia pun merasa antusias tiap kali bermain di Indonesia. "Pertandingan di Indonesia luar biasa. Senang kalau main di Indonesia," kata Han di Jakarta, Senin, 21 Januari 2019. Tidak hanya itu, ucapnya, para pendukung tuan rumah pun menunjukkan sikap ramah kepada para pemain asing.

    Pasangan ganda putra Cina, Han Chengkai/Zhou Haodong, merupakan salah satu ganda yang bisa mengalahkan ganda putra terbaik Indonesia saat ini, Kevin Sanjaya/ Marcus Gideon. Dari catatan pertemuan keduanya yang sebanyak empat kali, Han/Zhou unggul 3-1 atas Kevin/Marcus.

    Menanggapi peluangnya bertemu dengan Kevin/Marcus, Han enggan berkomentar banyak. Ia menyebut ada pengalaman berharga setiap kali berhadapan dengan Kevin/Marcus. "Saya masih banyak kekurangannya dan lawan punya pengalaman tinggi," ucap Han.

    Han/Zhou mestinya bisa bertemu dengan Kevin/Marcus di ajang HSBC BWF World Tour Finals 2018 Desember lalu. Sayang, pertandingan keduanya batal karena Marcus mengalami cedera dan mengundurkan diri dari turnamen. Kevin/Marcus merupakan juara bertahan di Indonesia Masters.

    Di turnamen Indonesia Masters, Han/Zhou masuk unggulan ketujuh. Dari hasil undian, satu-satunya peluang keduanya bisa bertemu hanya ada di partai final. Sementara ihwal target, Han tak mau berpikir terlalu jauh. "Saya tidak berani menentukan target karena masih banyak kekurangan," ucap Han.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.