Cristiano Ronaldo Diadili di Madrid Terkait Penipuan Pajak

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bintang Portugal dan Real Madrid, Ronaldo, kembali gagal membawa timnya meraih juara Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan Uruguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. Ronaldo sudah empat kali membela Portugal dalam Piala Dunia, yakni pada 2006, 2010, 2014, dan 2018. AP

    Bintang Portugal dan Real Madrid, Ronaldo, kembali gagal membawa timnya meraih juara Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan Uruguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. Ronaldo sudah empat kali membela Portugal dalam Piala Dunia, yakni pada 2006, 2010, 2014, dan 2018. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang sepak bola Juventus, Cristiano Ronaldo, terbang ke Madrid untuk diadili. Kedatangan pemain asal Portugal itu untuk menyampaikan pengakuan di depan majelis hakim mengenai penipuan pajak yang dituduhkan jaksa.

    "Ronaldo datang ke ibu kota Spanyol itu terkait dengan penipuan pajak selama dia menjadi pemain Real Madrid," tulis media Amerika Serikat, DetroitNews.

    Penyerang Juventus tersebut akan tampil di pengadilan dan menerima hukuman dua tahun penjara sebagaimana tuntutan jaksa. Namun hukuman itu bisa ditangguhkan setelah ada kesepakatan dia bersedia membayar uang ke negara sebesar 19 juta euro atau setara dengan Rp 307 miliar.

    Menurut hukum di Spanyol, hakim pengadilan dapat menunda hukuman terhadap seseorang yang divonis dua tahun dan untuk pertama kali melakukan pelanggaran.

    Kasus menyangkut Ronaldo terjadi pada 2017. Saat itu, jaksa menuntut Ronaldo dengan empat tuntutan antara lain mengenai penipuan pajak penghasilan senilai 14,5 juta euro atau sekitar Rp 234 miliar. Ronaldo juga dituding menggunakan perusahaannya di luar Spanyol untuk menyembunyikan penghasilannya.

    Di depan majelis hakim, Ronaldo menolak segala tudingan jaksa. Dia membela diri dengan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah punya niat sama sekali menghindari pajak negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.