Australian Open: Catatan Prestasi 15 Tahun Karier Novak Djokovic

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novak Djokovic. REUTERS/Lucy Nicholson

    Novak Djokovic. REUTERS/Lucy Nicholson

    TEMPO.CO, Jakarta - Berikut fakta-fakta mengenai petenis Serbia Novak Djokovic yang menjuarai turnamen Grand Slam Australian Open di Melbourne, Minggu, dikutip dari Reuters.

    Lahir : Beograd, 22 Mei 1987

    Gelar juara Grand Slam : 15 kali (Australian Open 2008, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2019; Prancis Terbuka 2016; Wimbledon 2011, 2014, 2015, 2018; AS Terbuka 2011, 2015, 2018)

    Awal karir:
    Mulai mengenal tenis di usia empat tahun. Ayahnya seorang atlet ski profesional dan ingin agar anaknya mengikuti jejaknya atau menjadi pemain sepak bola profesional. Namun berubah ketika melihat Djokovic bagus di tenis saat masih kecil.

    Karir:
    2005 - Mulai mengikuti turnamen tour secara penuh. Debut grand slam sebagai peserta babak kualifikasi di Australian Open, dimana ia kalah pada putaran pertama oleh petenis Rusia Marat Safin. Menjadi petenis termuda (usia 18 tahun lima bulan) dalam peringkat 100 besar dunia.

    2006 - Memenangi gelar ATP Tour pertamanya di Amersfoort. Mundur dalam laga perempat final Prancis Terbuka 2006 saat menghadapi Rafa Nadal.

    2007 - Menjuarai lima trofi (di Adelaide, Miami, Estoril, Montreal dan Wina). Mencapai final Grand Slam untuk pertama kalinya di AS Terbuka sebelum dikalahkan Roger Federer.

    2008 - Meraih trofi Grand Slam pertamanya setelah di final Australian Open mengalahkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga.

    2009 - Gagal mempertahankan trofi Australian Open setelah mundur saat menghadapi Andy Roddick di perempat final karena kelelahan akibat cuaca panas.

    2010 - Memimpin tim Serbia menjuarai turnamen Piala Davis.

    2011 - Menjuarai Australian Open, setelah tiga tahun tanpa gelar grand slam. Memenangi turnamen level tour di Dubai, Indian Wells, Miami, Beograd, Madrid dan Roma. Untuk pertama kalinya menjadi pemain nomor satu dunia dalam peringkat yang dirilis ATP 4 Juli.
    Menjuarai Wimbledon, trofi pertama di turnamen lapangan rumput.
    Menjuarai AS Terbuka sehingga menjadi petenis ketujuh yang mampu meraih tiga trofi grand slam dalam setahun sejak tenis profesional tahun 1968.

    2012 - Meraih juara Australian Open untuk ketiga kalinya

    2013 - Kembali menjadi juara Australian Open sehingga menjadi satu-satunya petenis yang mampu tiga kali berturut-turut memenangi turnamen di Melbourne tersebut.

    2014 - Juara Wimbledon setelah main lima set melawan Roger Federer

    2015 - Untuk kelima kalinya menjuarai Australian Open, namun gagal di Prancis Terbuka. Menyamakan rekor Boris Becker setelah menjuarai Wimbledon ketika kalinya. Mengalahkan Federer di final AS Terbuka, sehingga untuk kedua kalinya Djokovic meraih tiga trofi grand slam dalam setahun.

    2016 - Untuk pertama kalinya menjuarai Prancis Terbuka sehingga semua turnamen Grand Slam sudah dimenanginya.

    2017 - Mundur di perempat final Wimbledon saat menghadapi Tomas Berdych karena cedera siku, sehingga harus istirahat enam bulan.

    2018 - Meraih gelar Grand Slam ke-13 setelah mengalahkan Kevin Anderson di final Wimbledon 2018.
    Memenangi AS Terbuka yang ketiga kalinya.

    2019 - Menjuarai Australian Open, sebagai gelar Grand Slam dia yang ke-15, setelah di final mengalahkan Rafael Nadal 6-3 6-2 6-3.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.