Tinju Dunia: Keith Thurman Buka Peluang Hadapi Manny Pacquiao

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juara kelas welter WBC, Keith Thurman melepaskan upper cut ke wajah Josesito Lopez dalam laga di Barclay Center Brooklyn, New York pada Sabtu malam 26 Januari 2019 atau Minggu pagi WIB. (Stephanie Trapp/TGB Promotions)

    Juara kelas welter WBC, Keith Thurman melepaskan upper cut ke wajah Josesito Lopez dalam laga di Barclay Center Brooklyn, New York pada Sabtu malam 26 Januari 2019 atau Minggu pagi WIB. (Stephanie Trapp/TGB Promotions)

    TEMPO.CO, Jakarta - Keith Thurman mempertahankan gelar juara super tinju dunia kelas welter WBA setelah menang angka majority decision atas Josesito Lopez. Tiga hakim memberikan angka 113-113, 115-111, dan 117-109.

    Pertarungan Thurman vs Lopez digelar di Barclay Center Brooklyn New York, Amerika Serikat pada Minggu pagi 27 Januari 2019 WIB.

    Thurman, petinju asal Amerika Serikat, unggul mutlak atas lawannya tersebut di ronde-ronde awal. Di ronde kedua Thurman berhasil menjatuhkan Lopez, namun tidak berhasil menuntaskannya menjadi kemenangan KO.

    Namun Lopez bangkit di ronde-ronde pertengahan dan memberikan perlawanan hebat kepada Thurman. Bahkan pada ronde ke-7, Lopez membuat Thurman nyaris tumbang.

    “Dia memukul saya dengan telak di ronde ke-7, namun saya masih mampu mengatasi situasi. Saya salah sangka soal tangannya, yang ternyata punya jangkauan panjang,” kata Thurman.

    Berkat kemenangan tersebut, Thurman masih belum terkalahkan dengan rekor 29-0-0 (22 KO). Sementara catatan kekalahan Lopez bertambah dalam rekor bertandingnya yang 36-8 (19 KO).

    Seusai mempertahankan gelar juaranya, Keith Thurman menyampaikan keinginan untuk melakoni laga gelar  juara tinju dunia melawan Manny Pacquiao.

    FIGHTNEWS | BOXREC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.