Final Piala Presiden, Pelatih Arema FC: Kami Sulit Dihentikan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arema FC. (liga-indonesia.id)

    Arema FC. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Arema FC punya modal besar menghadapi Persebaya Surabaya dalam  laga final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa ini, mulai pukul 15.30 WIB. Pelatih Arema Milomir Seslija puas dengan penampilan anak asuhnya yang konsisten di empat pertandingan terakhir.

    Pria yang akrab disapa Milo itu pun percaya diri meski akan melakoni laga pertama di markas Persebaya. "Kami bermain bagus dan akan melanjutkannya. Saya yakin kalau tampil seperti sebelumnya tidak akan ada yang bisa menghentikan kami," kata Milo, Senin, 8 April 2019.

    Arema sempat tampil kurang greget di awal babak penyisihan grup E. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Arema lolos ke perempat final dengan status sebagai runner up terbaik. Tim berjuluk Singo Edan itu mengalahkan Barito Putra 3-2, kalah dari Persela Lamongan 0-1, dan menang telak 6-1 atas Persita Tangerang.

    Di perempat final, Arema bentrok dengan Bhayangkara FC. Dedik Setiawan cs tampil meyakinkan dengan menjebol gawang lawan empat gol tanpa balas.

    Di semifinal, giliran klub yang baru promosi ke Liga 1 Indonesia musim 2019, Kalteng Putra, menjadi korban Arema selanjutnya. Bermain dengan format kandang-tandang, Arema menang dengan agregat 6-0 atas Kalteng Putra.

    Milo menyebut anak asuhnya bermain lebih konsisten dibanding Persebaya. Ia tak menampik bila Persebaya juga menampilkan permainan yang agresif. "Kedua tim bertipikal menyerang. Kami sama-sama terlihat ingin mencetak gol," ucapnya.

    Arema FC menghadapi Persebaya di final Piala Presiden 2019. Pertandingan akan menggunakan format kandang-tandang yang berjalan 9 April dan 12 April 2019. Persebaya akan menjadi tuan rumah di laga pertama.

    PSSI | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.