Jadwal MotoGP Catalunya: Ducati Jaga Tren Positif

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP dari tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso. (Reuters)

    Pembalap MotoGP dari tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso. (Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jadwal MotoGP 2019 akan kembali bergulir akhir pekan ini di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol. Perhatian akan diarahkan pada pembalap Ducati.

    Dua pekan lalu, Sirkuit Mugello menjadi saksi dominasi Ducati selama tiga tahun terakhir di sirkuit kandang mereka. Di Catalunya tim asal Italia itu akan berusaha menjaga tren positif.

    Mereka punya modal bagus. Tahun lalu Ducati juara di Barcelona lewat pembalap tuan rumah Jorge Lorenzo. Kala itu, ia i yang mampu meredam rival senegaranya Marc Marquez sekaligus menciptakan rekor baru di trek yang memiliki aspal baru itu.

    Ducati juga bisa berharap dari faktor lain. Sirkuit Catalunya bukanlah tempat terbaik bagi Marc Marquez, pembalap Repsol Honda yang kini memuncaki klasemen sementara. Pebalap asal Spanyol itu tercatat baru satu kali menang di Catalunya yaitu pada 2014.

    Persaingan di kelompok terdepan pun akan diramaikan oleh pembalap yang cerdas di trek seperti Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan Jack Miller (Pramac Racing). Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) juga layak diperhitungkan. Ia masih memiliki rekor kemenangan terbanyak di Catalunya dengan enam gelar di kelas motoGP.

    Rossi mengalami akhir pekan yang sulit di Mugello. Namun The Doctor tak jarang membuat comeback dari masa-masa sulit di akhir pekan yang bisa meramaikan balapan di teritori rivalnya.

    Rekan satu timnya, Maverick Viñales, akan mendapat dukungan tambahan dari fans tuan rumah dan tentunya menarik melihat pertarungan antara kedua pembalap Yamaha itu.

    Selanjutnya: Jadwal dan klasemen


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.