Ahnaf Kamal, Andalan Emas Indonesia di ASEAN School Games 2019

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perenang Ahnaf Kamal Pasya ingin pertahankan medali emas di ASEAN School Games 2019, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019. Foto: TEMPO | Aditya Budiman.

    Perenang Ahnaf Kamal Pasya ingin pertahankan medali emas di ASEAN School Games 2019, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019. Foto: TEMPO | Aditya Budiman.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ahnaf Kamal Pasya kembali tampil di ASEAN School Games. Pelajar Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan itu akan jadi andalan kontingen Indonesia di cabang olahraga renang.

    ASEAN School Games 2019 akan jadi ajang kedua bagi pelajar kelahiran Grobogan, Jawa Tengah 18 Juni 2002 itu. Tahun lalu, Ahnaf berhasil menyumbangkan medali emas bagi Indonesia saat turun di nomor 50 meter gaya dada dengan catatan waktu 29,38 detik.

    "Harapannya ingin tambah medali," ucap Ahnaf saat peluncuran logo dan maskot ASEAN School Games 2019 di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, 25 Juni 2019.

    Bertanding di hadapan publik sendiri, Ahnaf merasa akan mendapat dukungan penuh. Ia tidak hanya ingin mempertajam catatan waktunya di nomor 50 meter gaya dada tapi juga nomor-nomor lainnya.

    "Targetnya ingin di 28 detik untuk yang nomor gaya dada," kata dia.

    Lebih lanjut, Ahnaf menyatakan, akan turun di empat nomor pertandingan, yakni 50 meter gaya dada, 50 meter gaya bebas, 50 meter kupu-kupu, dan 100 meter gaya dada. Selain di nomor 50 meter gaya dada, Ahnaf menilai, peluang meraih medali cukup terbuka di nomor 100 meter gaya dada.

    "Tahun lalu saya dapat peringkat empat (di nomor 100 meter gaya dada). Semoga kali ini bisa," kata dia.

    Indonesia mengincar gelar juara umum di ajang ASEAN School Games 2019 ke-11 yang akan digelar di Semarang 17-25 Juli mendatang. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan merebut peringkat pertama harus menjadi prioritas sebab para atlet Indonesia tampil di hadapan publik sendiri. Terakhir kali tim Merah-Putih meraih gelar juara umum pada 2015.

    Renang jadi salah satu cabang untuk mendulang emas, selain bulu tangkis, pencak silat, dan atletik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.