Anies Baswedan: Jakarta Tuan Rumah Balapan Formula E 2020

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjoget bersama warga Kota Medelline, Kolombia, pada Jumat, 12 Juli 2019. Sumber: Instagram Anies Baswedan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjoget bersama warga Kota Medelline, Kolombia, pada Jumat, 12 Juli 2019. Sumber: Instagram Anies Baswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah balapan mobil bergengsi Formula E pada pertengahan 2020. Kabar itu disampaikan Gubernur Anies Baswedan dalam media sosial Facebook-nya.

    "Alhamdulillah, berhasil! Sebuah proses negosiasi dan persuasi yang panjang itu telah menemukan sebuah akhir yang indah," kata Anies, yang berada di Brooklyn, Amerika Serikat, Minggu.

    Anies menuturkan, selepas menghadiri World Cities Summit di Medellin, Kolombia, ia dan rombongan langsung terbang ke New York, Amerika Serikat, untuk menuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E. Mereka berusaha meyakinkan bahwa Jakarta lebih dari layak menjadi salah satu tuan rumah balap mobil kelas dunia ini.

    Tonton Video: Akan Boyong Formula E ke Jakarta, Anies: Tak Banyak Bicara

    Formula E adalah turnamen balapan jet darat selevel Formula 1. Bedanya dengan Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik sehingga bebas emisi. Biasanya balapan diadakan di jalan raya yang diubah jadi sirkuit sementara.

    Pertemuan dengan panitia Formula E itu disiapkan sejak tiga bulan lalu. Pertemuan akhirnya berlangsung pada 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Tim dari Formula E juga sudah datang khusus untuk melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8-9 Juli lalu.

    "Karena Jakarta berkompetisi dengan kota-kota besar dunia lainnya, maka semua dikerjakan dengan rapi, teliti, tertib dan tak banyak bicara. Jadwal dan rute perjalanan ditata dengan baik. Semua bahan telah disiapkan," kata Anies.

    Puncaknya adalah negosiasi pada Sabtu, 13 Juli kemarin di New York. Bernegosiasi dengan Alexandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi yang juga legenda di dunia balap mobil. Pembicaraan jarak jauh lewat telepon dan diskusi antar tim sudah berlangsung lama, tapi kami baru sekarang bisa bertatap muka langsung.

    "Kita langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun berlangsung santai, hangat dan bersahabat," kata Gubernur.

    Akhirnya disepakati, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. "Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung. Jakarta akan berada di radar perhatian dunia," tulis Anies. "Tak terkira banyaknya juga adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan. Insya Allah!"

    Menurut preliminary study, satu agenda balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian Ibu kota hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 triliun. "Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan usaha dan lapangan kerja bagi warga Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Insya Allah!"

    Anies Baswedan bersyukur Jakarta yang dipilih dan mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah Formula E. "Pada dunia kita kirimkan pesan: Jakarta bukan cuma pemain domestik, Jakarta siap menyongsong, siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia, dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global. Mari Jakarta, kita segera bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia." 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.