ASEAN School Games Ditutup di Candi Borobudur, Indonesia Juara

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim pelari Indonesia Daniela Elim (kanan), Diva Aprilian (kedua kanan), Erna Nuryanti (kedua kiri) dan Raden Roselin berfoto dengan medali emas usai penyerahan medali final lari estafet 4x100 meter putri atletik ASEAN School Games ke-11 di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 22 Juli 2019. ANTARA

    Tim pelari Indonesia Daniela Elim (kanan), Diva Aprilian (kedua kanan), Erna Nuryanti (kedua kiri) dan Raden Roselin berfoto dengan medali emas usai penyerahan medali final lari estafet 4x100 meter putri atletik ASEAN School Games ke-11 di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 22 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Perhelatan ASEAN School Games (ASG) 2019 telah berakhir. Indonesia memastikan diri menjadi juara umum ASG 2019 setelah menyabet 43 medali emas, 34 medali perak, dan 25 medali perunggu dengan total raihan 102 medali, disusul Thailand dan Malaysia di posisi kedua dan ketiga.

    Semarak perhelatan ASG 2019 pun memasuki puncaknya. Satu hari sebelum para atlet muda peserta ASG 2019 ini kembali ke negara masing-masing, mereka diajak berjalan-jalan mengunjungi beberapa objek wisata di kota Semarang, seperti Kuil Sam Poo Kong dan Lawang Sewu.

    Inilah yang menjadi ciri khas penyelenggaraan ASG. Para peserta tak hanya berkompetisi di lapangan, tapi mereka juga diajak untuk mengenal budaya dari kota penyelenggara. Dengan begitu, mereka akan membawa cerita baik tentang Semarang dan Indonesia saat mereka kembali ke tanah air masing-masing.

    Upacara penutupan ASG 2019 dilakukan di Taman Lumbini Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, secara langsung menutup perhelatan akbar ini.

    Ganjar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi mereka di event ini, serta kepada panitia, dan relawan yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia berharap agar kebersamaan dan persahabatan yang telah terjalin tidak turut usai seiring dengan berakhirnya event ini.

    “Selamat kepada seluruh pemenang. Segala peluh keringat, waktu, serta dedikasi yang telah diberikan kini terbayar sudah. Bagi yang kalah, ingat bahwa yang terkuat bukanlah yang selalu menang. Tapi yang terkuat adalah yang tak pernah menyerah saat mereka kalah,” kata Ganjar.

    “ASEAN School Games 2019 mungkin berakhir hari ini, tapi kebersamaan dan persahabatan akan terus terjalin. Semoga semua kenangan menyenangkan tentang ASG 2019 di Semarang, Jawa Tengah, akan membawa kalian kembali ke sini dan kita akan bertemu lagi,” tambah Ganjar.

    Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Ni’am, mewakili Menteri Pemuda Olahraga Imam Nahrawi pada penutupan siang ini.

    “Kerja sama antar negara ASEAN dapat ditingkatkan melalui olahraga karena olahraga menjadi alat strategis dalam meningkatkan hubungan antar manusia terutama di generasi muda,” ujar Asrorun Ni’am.

    ASEAN School Games adalah multi event olahraga tahunan untuk atlet pelajar sekolah menengah di negara-negara anggota ASEAN dan diselenggarakan di bawah wewenang ASSC. Selain kompetisi di bidang olahraga, yang tak kalah pentingnya adalah penanaman nilai-nilai solidaritas, persaudaraan, dan persahabatan bagi para atlet pelajar di Asia Tenggara, dan secara lebih luas bagi anak-anak muda di kawasan ini.

    Saat sudah meninggalkan Semarang nanti, diharapkan makna yang terkandung dalam slogan unity, spirit, dan respect dapat diimplementasikan sehingga dapat membentuk karakter para atlet, sehingga mereka bisa menjadi kebanggaan Asia Tenggara.

    Prosesi serah terima bendera tuan rumah penyelenggaraan berikutnya dilakukan oleh Ong Kim Soon, Chairman of Technical Committee of ASSC, Salvador Malana, Senior Minister Officer of Education Department Philippines, Asrorun Ni’am, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, dan Mohamed Jais Bin Hj Abd Rahman, Acting Director of Co-Curricular Education, Ministry of Education Brunei Darussalam.

    Tuan rumah untuk ASG 2020 adalah Filipina, dengan Dumaguete menjadi kota penyelenggara.

    Mengakhiri rangkaian upacara penutupan ASEAN School Games 2019, seluruh peserta berkesempatan untuk menikmati matahari terbenam dari atas Candi Borobudur, yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.