Markas Madura United Tambah Fasilitas, Pamekasan Kucurkan Rp 9 M

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura. (pssi.org)

    Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9 miliar lebih untuk lanjutan pembangunan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, yang saat ini menjadi markas Madura United.

    "Anggaran ini untuk perbaikan di beberapa titik, seperti lintasan atletik, pembangunan kios dan mushala, serta jalan lingkar di samping stadion," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Pamekasan Muhammad di Pamekasan, Rabu.

    Dari dana sebesar Rp 9 miliar itu, anggaran terbanyak pada pembangun lintasan atletik, yakni mencapai Rp 6 miliar lebih.

    Selanjutnya, Rp 3 miliar sisanya untuk membangun kios-kios yang ada di bawah tribun ekonomi, saluran air dan mushala.

    Saat ini, sambung Muhammad, pembangunan lanjutan stadion Pamekasan tersebut telah dimulai, sehingga untuk sementara ini stadion Pamekasan belum bisa digunakan.

    "Target kami, akhir tahun ini semuanya sudah selesai, sehingga pada tahun 2020 nanti tinggal melanjutkan pembangunan lain yang belum selesai. Salah satunya mengubah tribun VVIP ke sisi barat stadion," katanya, menjelaskan.

    Muhammad menjelaskan, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan sebenarnya telah dikontrak oleh klub sepak bola Madura United FC dalam hal pengelolaan.

    Pemkab melakukan perbaikan karena dalam klausul kontrak, perbaikan lintasan atletik merupakan kewajiban Pemkab Pamekasan termasuk pembangunan kios di sekitar stadion Pamekasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.