Semifinalis US Open 2019: Matteo Berettini, Sejarah Italia

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Matteo Berrettini (Tenniswordusa.org)

    Matteo Berrettini (Tenniswordusa.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Matteo Berrettini menjadi petenis putra Italia pertama yang mencapai semifinal US Open dalam 42 tahun setelah bertanding di Flushing Meadows, New York, hari ini, Kamis 5 September 2019.

    Selanjutnya, Matteo Berrettini berpeluang bertemu dengan pemain yang difavoritkan menjadi juara, Rafael Nadal. Petenis kawakan Spanyol ini sedang memburu trofi Grand Slam tunggal putra ke-19.

    Berrettini, unggulan 24, menyamai keberhasilan Corrado Barazzutti mencapai babak empat besar pada 1977, setelah menyingkirkan unggulan 13 asal Prancis, Gael Monfils, 3-6, 6-3, 6-2, 3-6, 7-6 (7/5) dalam waktu tiga jam dan 57 menit.

    Ia akan bertemu pemenang pertandingan berikutnya antara petenis Spanyol yang tiga kali juara US Open, Nadal, dan Diego Schwartzman dari Argentina untuk memperoleh satu tempat pada final, Minggu, di Flushing Meadows.

    Berrettini yang berusia 23 tahun bergabung dengan Barazzutti, juara Roland Garros 1976 Adriano Panatta, dan Marco Cecchinato sebagai putra Italia keempat yang maju ke semifinal tunggal putra dalam Grand Slam.

    "Saya sangat senang, saya tidak tahu mau bilang apa," kata Berrettini, yang menyia-nyiakan keunggulan 5-2 pada set terakhir dan empat match point sebelum akhirnya mengalahkan Monfils dalam pertandingan yang menegangkan  di Arthur Ashe Stadium.

    "Saat ini saya tidak ingat poin-poinnya, hanya match point-nya,” katanya. "Saya juga ingat kesalahan ganda (pada match point saat kedudukan 5-3). Saya harus jujur pertarungan yang hebat. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Gael,” kata pemain debutan pada semifinalis Grand Slam di US Open 2019 ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.