Sean Gelael Bawa Tambahan Dua Poin dari Formula 2 Italia

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Formula 2 Sean Gelael menjelang tampil dalam GP Austria 2019 di Sirkuit Red Bull, 29-30 Juni. (foto: dok. Tim Jagonya Ayam)

    Pembalap Formula 2 Sean Gelael menjelang tampil dalam GP Austria 2019 di Sirkuit Red Bull, 29-30 Juni. (foto: dok. Tim Jagonya Ayam)

    TEMPO.CO, Jakarta - Akhir perjuangan Sean Gelael di Monza kembali harus dilalui lewat status DNF (do not finish) pada balapan Sprint, Minggu (8/9). Secara total dia hanya membawa pulang dua angka dari Italia, hasil finis P9 pada Race 1 hari Sabtu (7/9).

    Seri kesepuluh Kejuaraan FIA Formula 2 2019 awalnya memperlihatkan tanda bagus bagi Sean. Free practice dan kualifikasi dilalui dengan baik yang bahkan berbuah sepasang poin.

    Namun beragam masalah teknis membuatnya tak bisa maksimal dalam menggeber mobil PREMA Racing. Memang, diakui Sean, mobilnya tidak secepat mobil tim-tim lain di lintasan lurus menjelang Tikungan 1.

    "Start oke, namun saya tergiring ke daerah basah. Jadinya beberapa lap awal itu pun sulit bagi saya," kata Sean tentang Race 2 hari Minggu.

    "Dan ketika menempel (Nicholas) Latifi ada kerusakan teknis di mobil saya," tambahnya.

    Sean yang start dari P9 memang tidak beranjak dari posisi itu dan bahkan sempat melorot, sebelum akhirnya dia berhenti dari pertarungan karena masalah teknis tadi.

    Sementara itu rekan setim Sean, Mick Schumacher finis di posisi keenam. Gelar juara balapan Sprint diambil pebalap tim Campos Racing, Jack Aitken, diikuti Jodan King (MP Motosport) dan Nyck De Vries (ART Grandprix).

    Pekerjaan rumah masih ada di tim PREMA Racing, mengingat Mick Schumacher juga mengalami kerusakan teknis pada Race 1. Selain tentu saja masalah manajemen penghematan ban yang belum bisa optimal.

    Seri berikut Formula 2 digelar di Rusia pada akhir September. Sean, Mick, dan tim PREMA Racing bakal terus berusaha memperbaiki performa mereka di Sirkuit Sochi nanti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.