MotoGP: Andrea Dovizioso Berkisah Soal Amnesia di GP Inggris

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Tim Ducati Andrea Dovizioso, melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan GP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 11 Agustus 2019. Kemenangan Dovizioso atas Marquez di tikungan terakhir juga pernah terjadi pada MotoGP Austria 2017. REUTERS/Lisi Niesner

    Pembalap Tim Ducati Andrea Dovizioso, melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan GP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 11 Agustus 2019. Kemenangan Dovizioso atas Marquez di tikungan terakhir juga pernah terjadi pada MotoGP Austria 2017. REUTERS/Lisi Niesner

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengungkapkan hal yang ia ingat pertama kali setelah sempat kehilangan ingatan gara-gara kecelakaan dengan Fabio Quartararo di MotoGP Inggris, Sirkuit Silverstone pada 2 Agustus lalu.

    Quartararo terpeleset di tikungan pertama setelah start, Dovizioso yang mendapati motor sang pebalap Petronas Yamaha SRT di jalurnya tak bisa menghindar sehingga terpelanting ke aspal dan berakhir di perangkap pasir di pinggir trek.

    Motor GP19 Ducatinya pun terbakar di pinggir trek.

    Hantaman keras di kepala membuat pembalap asal Italia itu sempat kehilangan ingatan untuk sementara.

    "Semua ingatan kembali setelah 40 menit," kata Dovi di acara jumpa pers jelang MotoGP San Marino, Sirkuit Misano, Kamis waktu setempat.

    "Aku lupa bagaimana aku tabrakan dan ketika Tardozzi menjelaskan lagi kepadaku bahwa itu bukan karena kesalahanku, aku jadi sangat geram," kata Dovi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

    Di tikungan pertama Silverstone, Alex Rins (Suzuki Ecstar) sempat kehilangan grip belakang. Quartararo yang berada di belakang pembalap asal Spanyol itu kaget dan tak bisa mengendalikan motornya hingga terjatuh.

    Dovi pun memaklumi hal itu karena siapa saja yang memakai ban belakang hard pastinya belum siap di awal lomba, terlebih lagi belum genap satu putaran.

    "Aku pun merasa banku belum siap 100 persen. Di tikungan pertama jika kalian terlalu agresif kalian akan kehilangan bagian belakang. Quartararo aku kira mengurangi throttle dan terpeleset, aku terlalu dekat dan tak bisa menghindarinya," kata Andrea Dovizioso yang berada di peringkat dua klasemen pembalap, terpaut 78 poin dari Marc Marquez yang berada di puncak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.