Rudiantara: Pemerintah Akan Gelar Turnamen Esport di Daerah

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kominfo Rudiantara di acara Penandanganan Nota Kesepahaman MoA di Lapangan Anantakupa Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (28/08/2019).

    Menteri Kominfo Rudiantara di acara Penandanganan Nota Kesepahaman MoA di Lapangan Anantakupa Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (28/08/2019).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menkominfo Rudiantara menyatakan perkembangan olahraga elektronik (eSport) mesti dikelola dengan benar untuk mencegah terjadinya ekses negatif.

    "Perkembangan ini dilihat pemerintah sebagai potensi yang harus dikelola. Pemerintah memfasilitasi, mengakselerasi, tetapi juga memitigasi risiko dari dunia eSport ini," ujar Rudiantara di BSD Tangerang, Jumat.

    Menurutnya, potensi eSport di Indonesia sangat besar. Sebanyak 20 persen dari total penduduk khususnya anak muda menjadi pelaku gim elektronik tersebut.

    Jumlah itu tentu dapat dioptimalkan mengingat banyaknya potensi keuntungan yang bisa didapat dari industri relatif baru ini. Dalam perkembangannya, eSport bukan sebatas permainan mengisi waktu luang, namun telah menjadi profesi.

    "Banyak juara dari Indonesia, baik individu atau tim, di turnamen-turnamen yang bergulir di luar negeri," kata dia.

    Rudiantara mengatakan penghasilan sebagai atlet eSport juga sangat menggiurkan. Ia mengambil contoh Tobias Justin yang lebih dikenal oleh nama panggungnya, Jess No Limits, yang sudah mempunyai lebih dari 6 juta pengikut di Youtube.

    Awalnya dia hanya sebagai pemain gim biasa, namun lambat laun eSport menjadi jalan profesinya yang tak hanya melambungkan nama tapi juga mendapat penghasilan besar.

    "Ini profesi sendiri, jadi orang bisa berpikir bahwa tidak hanya menjadi pegawai tetapi juga sebagai profesi," kata dia.

    Rudiantara juga mengungkapkan jika pemerintah ingin berubah dari regulator menjadi fasilitator dengan menggelar berbagai turnamen eSport di berbagai daerah.

    "Kami juga ingin mengadakan acara esport tidak hanya di Jakarta, tapi di banyak wilayah," kata Rudiantara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.