China Open 2019: Fajar - Rian Lolos Dari Hadangan Ganda Thailand

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pebulutangkis ganda putra Indonesia,  Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto saat mengembalikan kok ke arah lawannya wakil Malaysia dalam pertandingan semifinal All England 2019 di Birmingham, Inggris, 9 Maret 2019. Fajar/Rian sebagai pasangan unggulan delapan, kalah dalam tiga game 21-12, 20-22, dan 19-21 dari pasangan Malaysia. REUTERS

    Aksi pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto saat mengembalikan kok ke arah lawannya wakil Malaysia dalam pertandingan semifinal All England 2019 di Birmingham, Inggris, 9 Maret 2019. Fajar/Rian sebagai pasangan unggulan delapan, kalah dalam tiga game 21-12, 20-22, dan 19-21 dari pasangan Malaysia. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyumbangkan kemenangan perdana bagi kontingen Indonesia di turnamen bulu tangkis China Open 2019 setelah menumbangkan ganda Thailand, Bodin Isara/Maneepong Jongjit 21-14, 21-11 di Changzhou, Cina, Selasa.

    Pada pertandingan tersebut, pasangan pasangan Fajar/Rian yang menjadi unggulan ketujuh menyudahi perlawanan Isara/Jongjit hanya dalam waktu 21 menit.

    Kemenangan tersebut juga menjadi keunggulan perdana bagi Fajar/Rian dalam catatan pertemuan kedua pasang pemain tersebut.

    Pada turnamen yang berlangsung 17-23 September, Indonesia menurunkan empat pasang ganda putra. Selain Fajar/Rian, tiga lainnya ialah peringkat pertama dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, dan unggulan kedua Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

    Pada babak pertama hari ini, delapan wakil Indonesia di berbagai nomor turun bertanding. Turnamen China Open 2019 memperebutkan total hadiah sebesar US$ 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.