Tenis Shanghai: Alexander Zvrev Melaju dengan Berbagai Insiden

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Jerman, Alexander Zverev, mencium koala dalam acara promosi turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 17 Januari 2018. REUTERS

    Petenis Jerman, Alexander Zverev, mencium koala dalam acara promosi turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 17 Januari 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang tenis tunggal putra Jerman, Alexander Zverev, mengalami berbagai insiden mulai dari kehilangan raket hingga memukul bola mengenai juru kamera sebelum akhirnya berhasil melaju ke babak 16 besar Shanghai Masters 2019.

    Zverev meraih kemenangan 7-6 (15/13), 7-6 (7/3) melawan petenis yang tidak diunggulkan asal Prancis, Jeremy Chardy, dan melaju ke babak 16 besar Shanghai Masters, Rabu, 9 Oktober 2019.

    Pertandingan yang diwarnai berbagai insiden tersebut membuat Zverev meminta maaf kepada seorang juru kamera televisi, setelah petenis muda Jerman itu secara tidak sengaja memukul bola mengenai rahangnya untuk memenangi satu poin.

    Petenis berusia 22 tahun itu juga ditemui oleh dokter pada set pertama dan pada momen lainnya yang penuh warna. Zverev memukulkan raketnya ke lantai selama tiebreak set pertama yang panjang.

    Zverev, peringkat enam dunia, namun mengalami musim yang menyedihkan. Ia menghadapi tekanan dari petenis peringkat 71 dunia Chardy sebelum akhirnya meraih kemenangan dalam waktu satu jam dan 48 menit.

    Insiden yang lebih ringan terjadi saat tiebreak set kedua. Zverev kehilangan pegangan saat memukul bola dan raketnya melayang ke penonton.

    Zverev sudah lama dibicarakan sebagai nama besar berikutnya dalam tenis putra, tetapi hanya satu dari 11 gelar dalam kariernya yang diperoleh tahun ini. Dia belum pernah menjuarai Grand Slam.

    Sebagai unggulan kelima, Alexander Zverev  selanjutnya akan berhadapan dengan Andrey Rublev dari Rusia di tenis Shanghai Masters 2019 ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.