Persebaya Kalah di Lamongan, Ini Komentar Pelatih Wolfgang Pikal

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wolfgang Pikal bersama Bejo Sugiantoro usai laga Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya dengan Bali United yang berakhir 1-1 kemarin di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya

    Wolfgang Pikal bersama Bejo Sugiantoro usai laga Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya dengan Bali United yang berakhir 1-1 kemarin di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya

    TEMPO.CO, Surabaya - Persebaya Surabaya kembali menuai hasil buruk. Melawan tuan rumah Persela Lamongan, tim berjulukan Green Force ini kalah 0-1. Hasil tersebut membuat tim ini tak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir.

    Pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal, mengatakan kekalahan timnya atas Persela Lamongan karena faktor recovery atau pemulihan tenaga para pemainnya. Selain itu dia menyebut absennya sejumlah pemain inti turut membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan.

    "Energi pemain kami hari ini kurang. Pemain kami banyak kalah duel. Itu masalahnya karena recovery. Yang paling mengganggu kami adalah tidak bisa main full team," kata juru taktik asal Austria tersebut seusai pertandingan, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Gol semata wayang Persela terjadi pada menit ke-63. Gelandang muda Malik Risaldi menjadi penentu kemenangan tim berjulukan Laskar Joko Tingkir tersebut setelah berhasil memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persebaya.

    Di samping faktor-faktor tersebut, Pikal menyoroti kemimpinan wasit pada laga tersebut. Menurut dia, setidaknya ada beberapa keputusan wasit yang merugikan timnya. "Saya lihat ada 4-5 kali ada keputusan aneh dari wasit," kata mantan pelatih timnas itu.

    Hal senada diungkapkan kapten Ruben Sanadi. "Jujur saja saya kecewa sama wasit hari ini. Saya rasa kami dirugikan," katanya. Kendati demikian, keputusan wasit tidak bisa diubah. Ruben pun lebih memilih berfokus menghadapi pertandingan ke depan.

    Dia mengucapkan terima kasih kapada Bonek, suporter fanatik Persebaya, yang sudah hadir di Stadion Surajaya memberikan dukungan. "Mohon maaf hasil kurang baik buat kalian. Kami minta dukung terus kami," kata pemain asal Papua tersebut.

    Hasil ini membuat Persebaya tetap berada di papan tengah klasemen Liga 1 dengan poin 31. Sedangkan bagi tuan rumah, tambahan 3 poin membuat anak asuhan pelatih Nil Maizar itu berada satu tingkat di atas zona degradasi dengan poin 23.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.