Begini Suasana Kericuhan di Kongres Luar Biasa PSSI

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Zainudin Amali memberikan pengarahan dalam pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu 2 November 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menpora Zainudin Amali memberikan pengarahan dalam pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu 2 November 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekisruhan sempat mewarnai jalan Kongres Luar Biasa PSSI atau KLB PSSI di Hotel Shangri-La, Sabtu 2 November 2019. Enam orang calon ketua PSSI sempat melakukan interupsi yang warnai aksi saling dorong dengan pihak keamanan.

    Kongres yang berlangsung tertutup itu telah menetapkan Mochamad Iriawan atau Iwan Bule sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023. Iwan mendapatkan 82 suara dari 86 suara.

    Tempo menerima dua video yang memperlihatkan kericuhan yang terjadi di dalam lokasi kongres. Dalam video berdurasi 1 menit 56 detik mengambarkan suasana kekisruhan yang terjadi dalam Kongres Luar Biasa PSSI, terlihat enam calon ketua umum yakni Vijaya Fitriyasa, Fary Djemi Francis, Yesayas Oktavianus, Sarman, Aven S Hinelo, dan Benny Erwin berdiri melakukan interupsi ke pimpinan sidang. Terdengar suara pimpinan sidang yakni Sekjen PSSI Ratu Tisha yang meminta para kandidat untuk tenang.

    "Jika para kandidat tidak dapat duduk maka dipersilakan meninggalkan ruangan," kata Tisha yang dikutip dari video yanh diterima Tempo. Tisha juga meminta pihak keamanan untuk menenangkan situasi.

    Dalam video kedua yang diterima Tempo berdurasi 1 menit 21 detik, terlihat satu calon ketua umum PSSI, Sarman didorong keluar ruangan pihak keamanan. "Keluar," kata pihak keamanan.

    Sebelumnya, calon Ketua Umum PSSI, Benhard Limbong mengundurkan diri sejam menjelang Pembukaan Kongres Luar Biasa. "Saya tidak ikut karena tidak bisa full time di PSSI," kata dia menjelasakan alasannya mudur menjelang pemilihan di Hotel Shangrila, Jakarta, Sabtu, 2 November 2019.

    Kongres ini diikuti 86 voter dari berbagai anggota PSSI, terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, 1 Asosiasi Futsal (FFI) dan 1 Asosiasi Sepak Bola Wanita.

    Pada KLB ini perwakilan FIFA dan AFC juga turut hadir. Kehadiran delegasi FIFA dan AFC untuk memantau dan mengawasi langsung jalannya KLB dengan agenda pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota komite eksekutif PSSI.

    Dua delegasi FIFA yang hadir, yakni Head of Member Association Governance Service, Luca Nicola dan Development Manager Southeast and East Asia, Lavin Vignesh.

    Sementara dari AFC ada tiga delegasi yakni Head of South Asia Unit AFC Member Association and Regional Associations Departemen, Purushottam Kattel, Manager of Asean Unit AFC Member Association and Regional Associations Departement, Nhodkeo Phawadee dan Secretary of AFC Member Association and Regional Associations Departement, Varankumar Sagaran.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.