Jadi Pahlawan Liverpool, Begini Kata Oxlade-Chamberlain

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Leg pertama perempat final Liga Champions di Anfield, Liverpool, 5 April 2018. REUTERS/Andrew Yates

    Gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Leg pertama perempat final Liga Champions di Anfield, Liverpool, 5 April 2018. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Alex Oxlade-Chamberlain bersukacita dapat kembali menyumbang gol ketika Liverpool menang 2-1 atas Genk dalam pertandingan Grup E Liga Champions yang berlangsung di Stadion Anfield, Liverpool, Rabu dini hari WIB.

    Oxlade-Chamberlain mengamankan kemenangan The Reds melalui golnya pada menit ke-53. Kemenangan penting yang sekaligus mendongkrak Liverpool ke pucuk klasemen grup.

    "Saya tidak pernah berpikir bahwa saya dapat mencetak gol secara reguler, namun menyenangkan untuk dapat kembali mencetak gol demi gol. Saya tahu saya masih dapat meningkatkan sisi pertahanan, namun mencetak gol dan membantu tim selalu memberi banyak arti," kata Oxlade-Chamberlain kepada laman resmi UEFA.

    Ia sedikit menyesalkan permainan timnya pada babak pertama, ketika mereka gagal mempertahankan keunggulan dari gol Georginio Wijnaldum dan justru kemasukan gol Mbwana Samata menjelang turun minum.

    "Kami mestinya tampil lebih baik pada babak pertama, namun kami membicarakan sejumlah hal setelah turun minum dan memperbaikinya pada babak kedua. Kami memiliki banyak peluang, dan mestinya dapat mencetak lebih banyak gol. Itu sesuatu yang jelas masih dapat kami tingkatkan," tambah mantan pemain Arsenal itu.

    Posisi pemuncak klasemen grup Liga Champions, diyakini Oxlade-Chamberlain sebagai suntikan moral yang bagus menjelang pertandingan melawan tim rival di Liga Inggris, Manchester City, pada akhir pekan.

    "Kami masih memiliki dua pertandingan besar (di Liga Champions), namun berada di puncak klasemen grup merupakan posisi yang bagus, khususnya dengan pertandingan besar (melawan City) pada akhir pekan," ujarnya.

    Pada pertandingan tersebut, manajer Liverpool Juergen Klopp menurunkan trio penyerang Mohamed Salah, Oxlade-Chamberlain, dan Divock Origi. Komposisi yang jarang dimainkan bersama itu menurut Klopp menjadi penyebab timnya sempat mengalami kesulitan.

    "Kami menang dan tidak seorang pun cedera. Ini jelas akan menjadi pertandingan sulit, karena trio pemain depan tidak pernah bermain bersama dalam formasi seperti itu," papar Klopp.

    Setelah mengamankan kemenangan di Liga Champions, maka bidikan Klopp berikutnya jelas pesaing di Liga Inggris, Manchester City.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.