Fung Bicara Mental Juara Gloria Dibanding Kevin Sanjaya Sukamuljo

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran Indonesia Gloria Emanuelle Widjaja (kiri) dan Hafiz Faizal mengembalikan kok ke arah ganda campuran Malaysia Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 18 Juli 2019. Gloria-Hafiz gagal melaju babak perempat final setelah kalah 21-15, 21-18. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Ganda campuran Indonesia Gloria Emanuelle Widjaja (kiri) dan Hafiz Faizal mengembalikan kok ke arah ganda campuran Malaysia Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 18 Juli 2019. Gloria-Hafiz gagal melaju babak perempat final setelah kalah 21-15, 21-18. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, menyebut bahwa pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaja, masih belum mempunyai mental juara sehingga langkahnya dalam merengkuh gelar kerap terhalang. Ia membandingkan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

    “Yang saya tahu mindset-nya itu tidak terlalu tough. Bisa terlihat dari cara mainnya pun angin-anginan,” ujar Fung mengomentari anak binaannya di PB Djarum itu saat ditemui di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah.

    Fung menilai Gloria yang berpasangan dengan Hafiz masih mudah terpengaruh dengan suasana hatinya saat bermain. Menurut dia, hal itu berakibat buruk pada performa Glora menjadi kurang stabil saat bertanding. "Kadang suasana hatinya mempengaruhi pikirannya saat bertanding,” katanya.

    Fung membandingkan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pemain ganda putra yang kini berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon merupakan salah satu contoh pemain yang mempunyai mindset juara yang kuat. Kevin juga pemain yang cukup sabar saat bertanding sehingga tidak pernah absen menyumbangkan medali untuk Indonesia. “Kevin kalau mindset-nya tidak kuat pasti akan jadi pemain ngawur. Jadi intinya ada di kesabaran juga,” ucapnya.

    Prestasi pasangan Hafiz/Gloria memang kian meredup. Capaian terbaik mereka sepanjang kalender kompetisi BWF 2019 adalah menjadi finalis German Open. Terakhir, pasangan peringkat sembilan dunia itu harus menelan kekalahan pada Hong Kong Open 2019 sehingga mereka gagal menembus final. Begitupun dengan empat turnamen sebelumnya. Ketika Hafiz/Gloria harus tumbang di Denmark Open 2019, French Open 2019, Macau Open 2019 dan Fuzhou China Open 2019.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H