ASEAN Para Games Diundur, Atlet Indonesia Minta Tambahan Latihan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah atlet National Paralympic Committee (NPC) mengikuti pemusatan latihan ASEAN Para Games (APG) 2020 di Lapangan Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 5 Desember 2019. National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menargetkan untuk mempertahankan gelar juara umum dalam ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina mendatang. ANTARA

    Sejumlah atlet National Paralympic Committee (NPC) mengikuti pemusatan latihan ASEAN Para Games (APG) 2020 di Lapangan Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 5 Desember 2019. National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menargetkan untuk mempertahankan gelar juara umum dalam ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai akibat penundaan ASEAN Para Games dari jadwal semula 18-25 Januari menjadi 20-28 Maret 2020, mayoritas timnas dari cabang olahraga para games mengajukan anggaran tambahan untuk membiayai program pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) yang bertambah lama.

    Pelatih Timnas Paraboling Indonesja, Waluyo, menuturkan pihaknya sudah diarahkan Komite Nasional Paralimpik Indonesia (NPC) untuk menyusun sebuah proposal yang berisi rincian tambahan pendanaan program latihan akibat mundurnya jadwal ASEAN Para Games.

    "Kami mengajukan proposal lagi. Saat rapat dengan NPC kami disuruh buat pengajuan RAB (Rancangan Anggaran Biaya) untuk bulan Januari sampai Maret 2020," kata Waluyo saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

    Begitu pula dengan cabor paraatletik, yang menjadi salah satu sektor yang membawa amanah terbesar dengan ditargetkan sebanyak 31 medali emas, turut mengajukan proposal tambahan pendanaan pelatnas.

    Demi membiayai pelatnas bagi 55 atlet yang akan diikutkan pada 116 nomor perlombaan, timnas paraatletik tengah menyusun proposal yang dimaksud.

    "Kemenpora yang akan memfasilitasi perpanjangan pelatnas. Kami baru proses mengajukan proposal untuk perpanjangan ini," tutur Pelatih Timnas Paraatletik Slamet Widodo.

    Sebelumnya, NPC Indonesia berkomitmen untuk tetap penjaga semangat atletnya untuk persiapan ASEAN Para Games 2020 di Filipina meski jadwalnya diundur hingga bulan Maret.

    Pemerintah Filipina telah menghubungi NPC Indonesia dan meminta maaf atas pengunduran jadwal ini, namun diharapkan atlet Indonesia tetap menjaga semangat juang agar mampu mempertahankan gelar juara umum, kata Presiden NPC Indonesia Senny Marbun di Solo.

    "Semangat juara umum APG Filipina 2020 ini yang paling penting, karena kontingan Indonesia semuanya sudah siap," kata Senny Marbun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.