Jelang Ikuti Australia Terbuka, Naomi Osaka Merasa Hampir Mati

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Juara bertahan tunggal putri tenis Australia Terbuka, Naomi Osaka, mengatakan ia merasakan pengalaman hampir mati ketika bermain paddleboard dengan saudara perempuannya di Karibia.

    Peringkat tiga dunia berusia 22 tahun yang mengawali musim ini di Brisbane International   mengatakan mereka sedang berlibur di Kepulauan Turks dan Caicos ketika insiden terjadi.

    "Saya naik paddleboard dan kemudian arus membawa kami dan saya nyaris mati," kata Osaka dalam wawancara dengan laman WTA, seperti dikutip Reuters, Senin, 6 Januari 2020.

    "Kami pergi naik paddleboard dekat rumah. Tiba-tiba kami menabrak arus dan saya sedikit panik karena rumah semakin jauh. Airnya hitam dan rumah seperti titik kecil. Saya tidak bisa benar-benar berenang dengan baik," Osaka melanjutkan.

    Osaka mengatakan keadaan semakin buruk ketika ia jatuh ke air dan panik. "Lalu saya memikirkan tentang hiu-hiu di Karibia dan saya berteriak kepadanya," ia menambahkan. "Kalau saya mati, ini demi kamu. Kamu harus bilang sama ibu, bagaimana saya mati di Turks dan Caicos.”

    Naomi Osaka menempati unggulan ketiga pada  turnamen pemanasan Australia Terbuka di Brisbane, yang juga diikuti pemain nomor satu dunia Ashleigh Barty.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.