2 Kali Kalah, Ini Persiapan Greysia / Apriyani di Semifinal Besok

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat mengembalikkan shuttle kok ke arah lawannya, wakil Kanada Rachel Honderich dan Kristen Tsai dalam babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Aksi pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat mengembalikkan shuttle kok ke arah lawannya, wakil Kanada Rachel Honderich dan Kristen Tsai dalam babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengalahkan Nami Matsuyama/Chiharu Shida dari Jepang. Kemenangan ini mengantar Greysia / Apriyani ke semifinal Indonesia Masters 2020.
     
    Dalam pertandingan perempat final di Istora Senayan, Jakarta, Jumat,17 Januari 2020 itu, mereka menang 21-15, 21-16.
     
    Di babak semifinal, Sabtu besok, Greysia / Apriyani akan berhadapan dengan wakil Korea, Kim So Yeong/Kong Hee Yong. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Greysia / Apriyani dikalahkan oleh Kim/Kong.
     
    "Kalau kemarin kalah ya sudah berlalu, sekarang kami mau siapkan mentalnya, hawanya dari pertama. Mereka pemain bagus, nanti harus bisa adu mental, pikiran, main taktis, pintar-pintaran saja di lapangan," ucap Apriyani.
     
    Kemenangan di perempafinal ini akan jadi modal, tapi mereka tidak mau lengah. "Kami nggak boleh puas dengan hasil hari ini, masih ada tugas untuk besok. Sekarang kami mau mengembalikan kondisi, recovery, pikiran dan fokus. Kami mau all out," kata Apriyani. 
     
    Kemenangan atas Matsuyama/Shida penting bagi Greysia / Apriyani. Meskipun tak diunggulkan, Matsuyama/Shida sering membuat kejutan dengan mengalahkan ganda putri top dunia. Salah satunya adalah unggulan pertama asal Cina yang mereka kalahkan di babak kedua kemarin yaitu Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. 
     
    "Puji Tuhan alhamdulillah kami bisa lewati, kami memang sudah mewaspadai mereka karena mereka pasangan keempat Jepang, tapi mereka kan kuda hitam dan bisa mengalahkan siapa pun," kata Greysia.
     
    "Sebelumnya kami sudah persiapkan, seperti apa kelebihan dan kekurangan mereka, begitu juga kelebihan dan kekurangan kami, ya itu sih secara mental, baru strategi bisa berjalan lancar," kata Greysia.
     
    Apriyani mengaku tidak ingin berpuas diri meski telah menembus babak semi final turnamen level BWF Super 500. 
     
    Babak semifinal Indonesia Masters berlangsung Sabtu, 18 Januari 2020 siang. Namun panitia belum mengeluarkan jadwal pertandingan masing-masing nomor.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.