WADA Bekukan Operasional Laboratorium Uji Doping di Moskow

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan 7 orang petugas intelijen militer Rusia, yang diduga terlibat dalam peretasan sejumlah lembaga anti-doping dan perusahaan nuklir pada Kamis, 4 Oktober 2018. Reuters

    Kementerian Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan 7 orang petugas intelijen militer Rusia, yang diduga terlibat dalam peretasan sejumlah lembaga anti-doping dan perusahaan nuklir pada Kamis, 4 Oktober 2018. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Anti-Doping Dunia (WADA) memutuskan membekukan operasional laboratorium pengujian obat terlarang Moskow, Rabu.

    Keputusan itu diambil badan setelah pengawas doping tersebut bulan lalu menetapkan bahwa Moskow telah memalsukan data dari laboratorium yang telah diserahkan kepada penyelidik pada awal tahun 2019.

    Laboratorium itu telah ditutup secara efektif sejak terungkapnya skandal doping Rusia 2015, tetapi diizinkan untuk melanjutkan pengujian sehubungan dengan program Paspor Biologis Atlet.

    Skorsing yang diumumkan Rabu itu untuk mencegah laboratorium melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan analisis sampel darah dari program paspor biologis, kata WADA seperti dikutip AFP.

    WADA bulan lalu telah menjatuhkan skors empat tahun bagi Rusia untuk mengikuti sejumlah even olahraga internasional, termasuk Olimpiade dan Piala Dunia, karena skandal doping di negara tersebut.

    Rusia telah mengajukan keberatan atas hukuman itu, dan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) diperkirakan akan menggelar sidang tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.