Peserta Formula 1 Waspadai Virus Corona Jelang Balap GP Vietnam

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan mengenakan masker pelindung saat mengunjungi danau Hoan Kiem di Hanoi, Vietnam 31 Januari 2020. [REUTERS / Kham]

    Wisatawan mengenakan masker pelindung saat mengunjungi danau Hoan Kiem di Hanoi, Vietnam 31 Januari 2020. [REUTERS / Kham]

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim-tim Formula 1 mencermati dalam-dalam situasi kesehatan di Vietnam setelah Grand Prix Cina ditunda akibat wabah virus corona, kata bos McLaren Zak Brown seperti dikutip Reuters, Jumat.

    Cabang olah raga ini bakal melakukan debutnya di Vietnam yang memiliki perbatasan denga Ciina, pada 5 April di sebuah sirkuit jalanan di ibu kota Hanoi.

    Brown sudah menegaskan bahwa timnya yang berbasis di Inggris itu tidak akan memaksa stafnya pergi.

    "Vietnam belum ditingkatkan sebagai masalah potensial. Tetapi sudah jelas negara itu sangat dekat dengan Cina sehingga kami akan memonitor situasi," kata pria asal Amerika itu kepada wartawan pada peluncuran mobil F1 McLaren untuk 2020.

    "Kami tidak akan melakukan apa-apa yang membuat orang-orang kami berisiko dan saya tak yakin Formula 1 akan begitu."

    Dua pejabat setempat berkata kepada Reuters Kamis bahwa Vietnam sudah mengarantina 10.000 orang dekat Hanoi selama 20 hari karena kekhawatiran menyebar luasnya virus tersebut di sana.

    Vietnam sudah mengumumkan darurat kesehatan akibat wabah itu pada 1 Februari dan melarang semua penerbangan ke dan dari Cina di mana 1.300 orang meninggal dunia gara-gara virus ini.

    Cina semula menjadi penyelenggara putaran keempat Formula 1 musim ini namun balapan 19 April di Shanghai itu sudah dibatalkan Rabu lalu yang rencananya dijadwalkan kembali tahun ini sekalipun hal itu sulit dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.